Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangsel

Di Tangsel, Sertifikat Vaksinasi Belum Jadi Syarat Masuk Mal Ataupun Makan di Warteg

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) belum memberlakukan sertifikat vaksin Covid-19

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Erik Sinaga
pedulilindungi via Tribunnews.com
Sertifikat vaksinasi Covid 19 format baru, Senin (5/7/2021) Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) belum memberlakukan sertifikat vaksin Covid-19 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) belum memberlakukan sertifikat vaksin Covid-19 sebagai syarat mengakses sejumlah tempat dan acara.

Seperti di DKI Jakarta, melalui Keputusan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif nomor 495 tahun 2021, sertifikat vaksinasi Covid-19 menjadi syarat masuk ke mal, rumah makan termasuk warteg, salon, hotel dan tempat akomodasi lainnya serta mengikuti acara akad nikah di hotel ataupun gedung pertemuan.

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie telah menggelar rapat terkait fungsi sertifikat vaksin.

Orang nomor satu di Tangsel itu memastikan tidak akan mengikuti Pemprov DKI.

"Sementara Tangsel belum akan memberlakukan syarat tersebut," ujar Benyamin saat dihubungi TribunJakarta.com, Selasa (10/8/2021).

Baca juga: Cara Cetak Sertifikat Vaksin Covid-19 dan Solusi Jika Belum Dapat Meski Sudah Vaksinasi

Benyamin mengungkapkan, alasan utamanya karena capaian vaksinasi Covid-19 di Tangsel masih rendah.

Mayoritas warga Tangsel belum divaksin, meskipun menurut Benyamin minatnya tinggi.

Baca juga: Daftar 21 Mal di DKI yang Wajibkan Pengunjung Bawa Sertifikat Vaksin & Punya Aplikasi PeduliLindungi

"Warga yang belum divaksin masih lebih dari 60%, walaupun minat warga untuk divaksin sangat tinggi," ujarnya.

Data Dinas Kesehatan, dari target vaksinasi sebanyak 1.073.266 orang, baru tercapai 38% alias 410.817 untuk dosis pertama.

Baca juga: Catat Aturan Masuk Mal di Jakarta Selama Perpanjangan PPKM Level 4, Perlukah Bawa Sertifikat Vaksin?

Sedangkan untuk dosis kedua baru terlaksana 19% atau 208.292 orang.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved