Breaking News:

Perawat Suntik Vaksin Kosong

Dinilai Lalai Suntikan Vaksin Kosong, Perawat Nangis Menyesal Ngaku Tak Ada Niat Apapun: Mohon Maaf

Perawat berinisial EO dinilai lalai sebagai vaksinator setelah menyuntikan vaksin kosong kepada peserta vaksinasi.

Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Yogi Jakarta
Freepik.com
Ilustrasi vaksin Covid-19. Seorang perawat penyuntik vaksin kosong meminta maaf atas kelalainnya. 

Menurut Yudi, saat ini pihak penyelenggara sudah meminta maaf kepada pemerintah soal kasus yang ramai diperbincangkan ini.

Menyusul permintaan maaf, penyelenggara vaksinasi juga menyerahkan kasus ini kepada pihak kepolisian.

"Dari awal sudah sama penyelenggara kan dari pihak swasta,"

"Jadi langsung menyatakan minta maaf terkait masalah ini. Jadi langsung diserahkan ke pihak kepolisian," ucap Yudi. 

Kini akibat perbuatannya, EO terancam mendekam selama satu tahun di penjara.

EO telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.

Penyidik menjerat EO pasal 14 Undang-undang RI nomor 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit menular.

"Ancamannya 1 tahun penjara. Ini masih berproses," ucap Yusri.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved