Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

PPKM Level 4 Diperpanjang, Wali Kota Bangga BOR Rumah Sakit di Kota Bekasi Cuma 38,52 Persen

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengaku, tingkat keterisian tempat tidur isolasi atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit turun

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Erik Sinaga
(KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo)
Ilustrasi Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengaku, tingkat keterisian tempat tidur isolasi atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit turun 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN -  Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengaku, tingkat keterisian tempat tidur isolasi atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit turun.

Pria yang akrab disapa Pepen ini mengatakan, meski kebijakan PPKM Level 4 diperpanjang dia mengaku masih cukup bangga dengan capaian penanganan Covid-19 di wilayahnya.

"Ya kalau Pak Presiden dan Koordinator PPKM Jawa-Bali dinyatakan diperpanjang sampai 16 Agustus, tentunya kita, diperpanjang atau tidak, tugas kita bagaimana kasus kesembuhan itu meningkat," kata dia kepada wartawan, Selasa (10/8/2021).

Baca juga: Jika Diperpanjang, Wali Kota Bekasi Mau PPKM di Wilayahnya Terapkan Level 2

BOR di Kota Bekasi saat ini berada di angka 38,52 persen, jumlah tersebut merupakan keseluruhan kapasitas ruang isolasi Covid-19 di rumah sakit Kota Bekasi.

"Tapi kita bangga lah, per hari ini, BOR kita 38,52 jauh (dibanding) sama jabar yang 41 persen, kita bersyukur, kan kasus aktif kita sudah menurun, tinggal 1.689 pasien," jelas dia.

Baca juga: Wali Kota Bekasi Tunggu Instruksi Pemerintah Pusat Terkait Pembukaan Mal di Tengah PPKM Level 4

Dia mencontohkan, dari 222 tempat tidur yang disediakan di RSD Stadion Patriot, saat ini hanya terisi sebanyak 3 orang saja, atau setara dengan 1,8 persen.

Sedangkan 289 tempat tidur ruang isolasi di RSUD Bekasi dan 4 RS tipe D, kini hanya terisi sebanyak 193 orang saja, atau setara dengan 66,78 persen.

Baca juga: Kota Bekasi Penyumbang Kasus Aktif Tertinggi Kedua Nasional, Wali Kota Bantah

"Terus kalau RS Swasta dari 42 rumah sakit yang terisi 614 dari total kapasitas 1592 tempat tidur atau 38,57 persen," jelasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved