Perawat Suntik Vaksin Kosong

Suntik Hampir 600 Orang, Tangis Sesal Perawat Penyuntik Vaksin Kosong: Saya Murni Ingin Membantu

EO, perawat menangis menyesal setelah aksinya menyuntik vaksin Covid-19 kosong di Pluit, Jakarta Utara. Ini pengakuannya di Mapolres Jakarta Utara.

Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Yogi Jakarta
Freepik.com
Ilustrasi. EO, perawat menangis menyesal setelah aksinya menyuntik vaksin Covid-19 kosong di Pluit, Jakarta Utara. 

TRIBUNJAKARTA.COM - EO, perawat menangis menyesal setelah aksinya menyuntik vaksin Covid-19 kosong di Pluit, Jakarta Utara.

Polisi telah menetapkan EO, perawat penyuntik vaksin Covid-19 kosong sebagai tersangka.

Ia dinilai lalai sebagai vaksinator sehingga menyuntikkan vaksin Covid-19 kosong di salah satu sekolah di Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.

Pada hari kejadian yakni 6 Agustus 2021, EO telah menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada 599 orang.

EO pun hanya menunduk saat dihadirkan dalam ekspos perkara di Mapolres Metro Jakarta Utara.

Wanita berambut panjang dan berkemeja putih itu menangis saat diminta Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyampaikan keterangannya.

Konferensi pers ungkap kasus suntik vaksin Covid-19 kosong, Selasa (10/8/2021) di Mapolres Metro Jakarta Utara.
Konferensi pers ungkap kasus suntik vaksin Covid-19 kosong, Selasa (10/8/2021) di Mapolres Metro Jakarta Utara. (Dok. Polres Metro Jakarta Utara)

EO merupakan perawat di rumah sakit di Jakarta.

Air mata EO tumpah saat dirinya meminta maaf ke sejumlah pihak mulai dari peserta vaksin yang disuntiknya hingga seluruh masyarakat Indonesia.

"Saya meminta maaf, terlebih terutama kepada orangtua dan anak yang saya telah vaksin," kata EO di Mapolres Metro Jakarta Utara, Selasa (10/8/2021).

Baca juga: Cara Cetak Sertifikat Vaksin Covid-19 dan Solusi Jika Belum Dapat Meski Sudah Vaksinasi

"Saya juga meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah keresahan oleh kejadian ini," ucapnya.

Sang perawat hanya ingin menjadi relawan penanganan Covid-19.

Ia mengaku tak memiliki niat apapun di balik tindakannya menyuntik vaksin Covid-19 kosong ke peserta vaksinasi.

"Saya mohon maaf sebesar-besarnya, saya tidak ada niat apapun. Saya murni hanya ingin membantu menjadi relawan memberikan vaksin," kata dia.

Baca juga: Terancam Setahun Mendekam di Penjara, Oknum Perawat yang Suntik Vaksin Kosong Menangis Sesenggukan

EO mengaku telah menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada 599 orang pada 6 Agustus 2021 lalu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved