Breaking News:

Bansos

Cair, Pemerintah Telah Salurkan BLT Subsidi Gaji Rp 947,5 Miliar, Segera Cek Rekening

Pencairan bantuan langsung tunai BLT subsidi gaji atau Bantuan Subsidi Upah (BSU) telah dilakukan pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Editor: Suharno
hai.grid.id
Ilustrasi bantuan langsung tunai BLT subsidi gaji atau Bantuan Subsidi Upah (BSU). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Pencairan bantuan langsung tunai atau BLT subsidi gaji telah dilakukan pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sudah mulai menyalurkan bantuan langsung tunai BLT subsidi gaji atau Bantuan Subsidi Upah (BSU) untuk para pekerja atau buruh yang terdampak pandemi Covid-19 dan berada di wilayah PPKM level 3 dan 4.

Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kemenkeu menyatakan, penyaluran BSU sudah mulai dilakukan pada Selasa (10/8/2021) melalui rekening Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Jakarta VII kepada rekening Ditjen Pembinaan Hubungan Industrial (PHI) dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) Kementerian Ketenagakerjaan.

Pada tahap awal ini, Kemenkeu menyalurkan BSU dengan nilai total Rp 947,5 miliar, yang dialokasikan kepada 947.499 orang penerima.

Baca juga: BLT Subsidi Gaji Rp 1 Juta Cair, Simak Cara Cek Penerimanya via Online

“Bantuan ini kemudian akan diteruskan kepada para penerima yang telah terdaftar,” tulis Ditjen Perbendaharaan, Selasa.

Adapun penerima BSU pada tahap awal ini mengacu pada data dari BPJS Ketenagakerjaan yang disampaikan kepada Kementerian Ketenagakerjaan.

“Mekanisme penyaluran selanjutnya di bawah kewenangan Kementerian Ketenagakerjaan,” tulis Ditjen Perbendaharaan.

Secara keseluruhan, pada tahun 2021, pemerintah telah mengalokasikan sebesar Rp 8,8 triliun untuk program Bantuan Subsidi Upah (BSU).

Baca juga: BLT Subsidi Gaji Cair untuk 947 Ribu Pekerja, Segera Cek Rekeningmu!

Melalui bantuan tersebut, pemerintah berharap perusahaan dapat bangkit dari dampak pandemi, sekaligus membantu para pekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

“Di tengah pandemi, perusahaan yang masih bertahan menghadapi sejumlah tantangan, termasuk dalam pembayaran upah pekerjanya,” tulis Ditjen Perbendaharaan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved