Kabar Artis
Ditanya Soal Keberadaan Sang Ayah oleh Temannya, Anak Nindy Ayunda: Ayahku Kan di Penjara
Nindy Ayunda mengatakan ADH mengetahui kalau ayahnya, Askara Parasady Harsono kini sedang mendekam di penjara.
Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Yogi Jakarta
TRIBUNJAKARTA.COM - Penyanyi Nindy Ayunda membeberkan kisah sedih terkait putra pertamanya, ADH (9).
Nindy Ayunda mengatakan ADH mengetahui kalau ayahnya, Askara Parasady Harsono kini sedang mendekam di penjara.
TONTON JUGA
Sekedar informasi Askara terjerat kasus narkoba dan kepemilikan senjata api.
Kepada ADH, Nindy Ayunda selalu berkata kalau Askara saat ini sedang bersekolah sehingga tak dapat bertemu dengan mereka.
Tetapi sebenarnya ADH memahami betul kondisi yang terjadi di antara kedua orang tuanya.
"Sangat tahu. Aku cuma bicara kayak 'ayah lagi sekolah'. Tapi dia tahu banget," kata Nindy Ayunda dikutip TribunJakarta dari YouTube Maia AlElDul TV, pada Selasa (11/8/2021).
Baca juga: Cekcok dengan Olla Ramlan, Nindy Ayunda Ucap Permintaan Maaf: Mau Berteman atau Tidak Itu Pilihan
Nindy Ayunda lalu bercerita teman ADH pernah bertanya kepada bocah tersebut terkait keberadaan Askara.
Baca juga: Anak Tahu Soal Perselingkuhan Askara Parasady, Nindy Ayunda Ngaku Kerap Dipergoki saat Bertengkar
TONTON JUGA
Mendengar pertanyaan itu, ADH awalnya diam dan melamun.
Namun, tiba-tiba dengan lantang ADH berkata kepada temannya kalau ayahnya sedang di penjara.
"Jadi aku juga punya anaknya teman, anaknya teman nanya 'masa Abi ayahnya mana sih kok nggak kelihatan?'," jelas Nindy Ayunda.
"Dia diem aja awalnya, ini lagi mau solat nih rame-rame. Dia diem terus, dia bingung, dia jawab akhirnya ‘ayahku kan di penjara’," tambahnya.
Baca juga: Sinopsis Sinetron Ikatan Cinta 5 Juni 2021: Andin Akhirnya Tahu Kebenaran Soal Nindy dan Reyna
Nindy mengatakan bahwa putranya itu kerap kali menjaga perasaannya dan jarang bertanya mengenai keberadaan sang ayah.
Sosok Suami Penyanyi Nindy, Askara Parasady Harsono
Suami penyanyi Nindy Ayunda, Askara Parasady Harsono diketahui sudah satu tahun terakhir mengonsumsi narkoba.
Usai ditangkap dan bersatus tersangka, Askara yang mengenakan kaus tahanan warna hijau mengakui menggunakan barang haram demi mendapat ketenangan.
"Iya, (saya pakai) buat ketenangan," ungkap Askara saat jumpa pers di Polres Jakbar, Selasa (12/1/2021).
Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Ady Wibowo menambahkan, selain ketenangan, pihaknya menduga ada pengaruh lingkungan.
"Ya mungkin ada beberapa faktor. Sekadar untuk senang-senang atau mengalihkan situasi, dan bisa jadi terpengaruh dengan rekan di lingkungan AHP," tutur Ady Wibowo.
“Menurut pengakuannya, APH (sudah pakai) satu tahun belakangan ini,” sambung Ady terkait sudah berapa lamanya Askara konsumsi narkoba.
Baca juga: Sosok Ribka Tjiptaning Politisi PDIP Tolak Suntik Vaksin Covid-19, dokter Berdarah Biru Solo & Yogya
Askara ditangkap Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat di kediamannya di kawasan Jakarta Selatan pada Kamis (7/1/2021).
Dalam penangkapan tersebut diamankan juga empat barang bukti, yakni 1 butir H5 dan satu plastik kecil berisi 1 butir setengah H5 juga.
Selain itu, dalam penggeledahan lanjutan ditemukan sepucuk Senpi jenis bareta kaliber 6.35, beserta alat hisap sabu.
Berdasarkan hasil tes urine, Askara Harsono dinyatakan positif amphetamine.
Baca juga: 12 Tahun Jadi Penyelam, Ajie Pernah Evakuasi Rp 30 Miliar dari Laut Hingga Ikat Jenazah di Badan
Baca juga: Politisi PDIP Ribka Tjiptaning Tolak Disuntik Vaksin Sinovac: Mending Gua Bayar Sanksi Rp 5 Juta
Baca juga: Video Detik-detik Sriwijaya Air Sebelum Take Off Dikirim Orangtua Sri, Keluarga Menanti Kabar Baik
Kasat Narkoba Polres Jakbar, Kompol Ronaldo Maradona memastikan bahwa pihaknya masih terus mendalami kasus tersebut.
"Kami masih melaikan upaya-upaya pemeriksaan. Dari info yang diberikan kepada kami, memang mungkin bisa kami gambarkan peredaran pengguna narkoba di seputar pergaulan APH," ucap Ronaldo.
Atas kasus tersebut, Askara terancam dijerat Pasal 127 ayat 1 huruf a, UU 35 tahun 2009 tentang narkotika dan pasal 62 terkait psikotropika, dengan ancaman hukuman 5 tahun dan denda 100 juta rupiah.
Positif Amphetamine
Dari hasil tes urine, Askara dinyatakan positif amphetamine.
Lalu, apa sebenarnya kandungan amphfetamine?
Dalam kasus narkoba, tak asing mendengar nama amphetamine dan metamphetamine.
Keduanya merupakan kandungan zat dalam narkoba yang dilarang.
Di Indonesia, penggunaan amphetamine dan metamphetamine sangat dilarang.
Hal ini dikarenakan kedua obat tersebut dapat menyebabkan penggunanya menjadi ketagihan, hingga menimbulkan kerugian.
Badan Nasional Narkotika (BNN) juga menetapkan kedua jenis obat tersebut masuk ke dalam golongan obat terlarang.
Baca juga: Ramalan Shio yang Bakal Banyak Utang di Tahun Baru Imlek 2021: Jangan Terlalu Banyak Investasi
Meski dapat mengobati penyakit tertentu, tetapi kepemilikan obat ini diatur oleh undang–undang.
Amphetamine merupakan jenis obat–obatan stimulan yang terdiri dari struktur senyawa kimia 1–fenil–2–aminopropane.
Senyawa kimia ini bisa digunakan sebagai obat stimulan penderita depresi.
Pengguna kedua obat tersebut akan mengalami rasa kantuk di siang hari, bahkan bisa tiba–tiba tertidur tanpa mengenal waktu dan tempat loh, guys.
Tak hanya itu, amfetamin dan metamfetamin juga digunakan untuk mengobati gangguan hiperaktif pada anak atau attention deficit hyperactivity disorder (ADHD).

ADHD merupakan gangguan mental yang menyebabkan anak menjadi sulit fokus serta memiliki perilaku impulsive dan hiperaktif.
Cara kerja aphetamine di dalam tubuh yakni dengan mengubah kadar zat alami tertentu yang mengontrol impuls di dalam otak.
Ini akan membuat gejala dari kondisi yang diderita menjadi berkurang.
Sementara metamphetamine bekerja dengan cara meningkatkan jumlah zat kimia otak seperti dopamin, serotonin dan norepinefrin.
Kondisi tersebut akan berdampak pada peningkatan aktivitas otak dan sistem peredaran darah, sehingga denyut jantung serta tekanan darah jadi meningkat.
Penggunaan amfetamin dan metamfetamin sangat membutuhkan pengawasan dari dokter.
Hal tersebut dilakukan agar tidak terjadi penyalahgunaan serta tidak menimbulkan kerugian yang serius bagi pemakainya dan lingkungan sosial.
Itulah yang mendasari kepemlikan dan penyalahgunaan kedua jenis obat ini dapat dijerat dengan undang–undang narkotika.
Profil Askara Parasady Harsono
Suami Nindy Ayunda, Askara Parasady Harsono ditangkap Polres Metro Jakarta Barat AKBP terkait narkoba.
Suami Nindy Ayunda diketahui memiliki sebuah pabrik di kawasan Purwakarta, Jawa Barat.
Keduanya menikah pada 11 November 2011.
Pasangan yang menikah pada tahun 2011 ini telah dikaruniai dua orang anak yang diberi nama Abhirama Danendra Harsono dan Akifa Harsono.
Nindy dan Aksara Parasady Harsono sendiri sebenarnya terlibat CLBK alias Cerita Lama Bersemi Kembali.
Penyanyi Nindi Ayunda dinikahi oleh mantan kekasihnya saat kuliah.
Setelah CLBK keduanya lantas memutuskan menikah pada 11 November 2011 silam.
Kini Nindy Ayunda dan Askara Parasady hidup harmonis dengan dua buah hati.
Sedangkan Nindy Ayunda, ia lahir di Padang, 10 Januari 1989.
Baca juga: Angkot Tabrak Puskesmas Buat Ruang Tunggu Hancur, Harus Ganti Rugi Rp 25 Juta
Baca juga: Pernah Terpapar Covid-19, Gubernur Anies Baswedan & Wagub Riza Bukan Prioritas yang Disuntik Vaksin