Breaking News:

Viral Wacana Baju Dinas Merek Louis Vuitton DPRD Tangerang, Anggaran Ratusan Juta hingga Dibatalkan

Dewan Perkawilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang belakangan menuai kontroversi soal pengadaan baju dinas.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Muhammad Zulfikar
turbologo.com
Logo Louis Vuitton 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Dewan Perkawilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang belakangan menuai kontroversi soal pengadaan baju dinas.

Bagaimana tidak, di tengah pandemi Covid-19 ini, para wakil rakyat tersebut malah menganggarkan pembuatan baju dinas 2021 sampai Rp 675 juta.

Bukan hanya itu, mereka juga berencana akan menggunakan bahan dari merek premium, Louis Vuitton.

Dari peliputan selama beberapa hari ke belakang, TribunJakarta.com berhasil mengumpulkan beberapa fakta soal anggaran baju dinas DPRD Kota Tangerang yang bernilai fantastis.

1. Anggaran naik dua kali lipat dari tahun 2020

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang, Gatot Wibowo membeberkan alasan pengadaan baju dinas yang naik dua kali lipat dari tahun sebelumnya.

Seperti diketahui, dari data yang didapatkan dari situs resmi LPSE https://lpse.tangerangkota.go.id/eproc4/lelang , pakaian untuk DPRD Kota Tangerang dibandrol sampai Rp 675 juta untuk tahun 2021.

Sementara, pada tahun 2020, anggarannya setengah lebih dikit yakni Rp 312,5 juta.

Dijumpai kantornya, Gatot menjelaskan kalau jumlah jenis baju dinas dewan Kota Tangerang bertambah di tahun 2021.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved