Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Anak di Bawah Usia 12 Tahun Belum Boleh Bepergian Naik Pesawat Saat Perpanjangan PPKM Level 4

Anak di bawah usia 12 tahun masih belum diperbolehkan bepergian menggunakan moda transportasi udara pada saat perpanjangan PPKM Level 4

Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Situasi Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta - Anak di bawah usia 12 tahun masih belum diperbolehkan bepergian menggunakan pesawat pada saat perpanjangan PPKM Level 4 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Anak di bawah usia 12 tahun masih belum diperbolehkan bepergian menggunakan moda transportasi udara pada saat perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Hal itu tertuang dalam Surat Edaran Kemenhub No 62 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

TONTON JUGA

Dalam SE yang berlaku sejak 11 Agustus 2021 itu dituliskan bahwa ”Pelaku perjalanan Orang/Penumpang dengan usia di bawah 12 (dua belas) tahun untuk sementara waktu tidak diperkenankan melakukan perjalanan dalam negeri antar batas wilayah administrasi provinsi/kabupaten/kota."

Artinya penumpang dengan kriteria tersebut untuk sementara waktu belum diperbolehkan bepergian menggunakan moda transportasi udara.

Anak-anak selama ini adalah kelompok yang belum bisa divaksin Covid-19 karena belum ada vaksin yang khusus diperuntukkan bagi kelompok umur ini.

Suasana Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta yang masih dipenuhi penumpang pada hari pertama peniadaan mudik, Kamis (6/5/2021).
Suasana Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta yang masih dipenuhi penumpang pada hari pertama peniadaan mudik, Kamis (6/5/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)

Vaksin yang sudah ada saat ini masih dalam tahap uji klinis untuk anak-anak di bawah umur 12 tahun.

Meski anak-anak belum diizinkan bepergian dengan transportasi udara, dalam SE terbaru Kemenhub itu juga ada sejumlah pelonggaran dari aturan sebelumnya.

Baca juga: Naik Pesawat di Bandara Angkasa Pura II Wajib Pakai Aplikasi PeduliLindungi, Simak Aturan Lengkapnya

Di antaranya syarat perjalanan untuk perjalanan udara antar wilayah Jawa-Bali kini cukup dengan menunjukkan surat keterangan negatif rapid test Antigen.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Novie Riyanto mengatakan, calon penumpang penerbangan antar-bandar udara di Pulau Jawa dan Pulau Bali kini bisa menunjukkan surat keterangan hasil negatif rapid test Antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved