Breaking News:

Perawat Suntik Vaksin Kosong

Belajar dari Kasus Perawat Suntik Vaksin Covid-19 Kosong di Pluit, Korban dan Polisi Maafkan Pelaku

Korban dan Polisi memaafkan tersangka. kasus tersebut sudah dihentikan, begitu juga dengan status tersangka yang disandang perawat EO.

Editor: Wahyu Aji
Dokumentasi Polres Metro Jakarta Utara
EO, perawat yang dijadikan tersangka dalam kasus penyuntikan vaksin kosong di Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (10/8/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Kasus penyuntikan vaksin Covid-19 kosong di Pluit, Jakarta Utara berujung pada mediasi.

Korban dan orang tuanya sudah memaafkan kelalaian dari perawat EO.

Kini kasus tersebut sudah dihentikan, begitu juga dengan status tersangka yang disandang perawat EO.

Status Tersangka Perawat EO Dihentikan

Status tersangka perawat EO dalam kasus penyuntikan vaksin Covid-19 kosong di Pluit dihentikan.

Hal itu disampaikan Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Guruh Arif Darmawan.

"(Status tersangka) dihentikan," kata Guruh saat dikonfirmasi, Rabu (11/8/2021) malam.

Sebelumnya EO disangkakan melanggar pasal 14 Undang-undang RI nomor 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit menular.

Ancaman hukumannya 1 tahun penjara.

Baca juga: Status Tersangka Perawat EO Terkait Kasus Vaksin Kosong Dihentikan

Perawat EO Dimaafkan

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved