Breaking News:

Kapan Sebenarnya Alat Pacu Jantung Diperlukan? Simak Penjelasan Dokter

Alat pacu jantung dapat bertahan 8 hingga 15 tahun tergantung dari pemakaian.

Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Y Gustaman
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Serangan jantung merupakan penyakit mendadak yang memang tidak diawali dengan gejala apapun. Selain keturunan sakit jantung juga bisa disebabkan oleh gaya hidup. Pola hidup yang tidak sehat seperti makan yang berlebihan, mengosumsi alkohol serta merokok adalah kegiatan yang dapat membuat orang mudah terkena risiko penyakit serangan jantung. TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA 

Apabila hal tersebut terjadi maka diperlukan alat bantu yang disebut alat pacu jantung.

Alat ini, terdiri dari generator yang ditanam di bawah kulit dinding dada dan lead atau kabel dengan penghantar listrik dari generator ke jantung yang membantu jantung pasien kembali berdenyut dengan normal.

Menurut dokter Yansen, alat ini berfungsi sebagai cadangan bila denyut jantung terlalu pelan.

Sedangkan bila denyut jantung dalam keadaaan normal maka alat ini tidak akan bekerja. 

"Maka dari itu, baterai generator akan lebih cepat habis pada pasien yang bergantung sepenuhnya pada alat ini dan baterai harus diganti," katanya.

Alat pacu jantung dapat bertahan 8 hingga 15 tahun tergantung dari pemakaian.

Walau umumnya kelainan ini terjadi pada orang tua, tetapi ada juga kelainan bawaan yang diderita oleh pasien yang lebih muda sehingga membutuhkan pemasangan alat pacu jantung ini.

Bila ada orangtua Anda mengalami keluhan- keluhan di atas mungkin bisa diperiksakan apakah ada denyut jantung yang pelan dengan meraba nadinya.

Bila nadinya di bawah 60 atau bahkan lebih rendah mungkin membutuhkan pemasangan alat pacu jantung. Disarankan untuk segera datang dan berkonsultasi ke dokter. 

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved