Breaking News:

Sering Diabaikan, Ternyata Konsumsi Makanan Panas dan Minum Dingin Bisa Berakibat Buruk

Tanpa disadari, kebiasaan yang tidak tepat dalam mengkonsumsi makanan sehari-hari bisa berakibat buruk bagi kesehatan gigi.

Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Wahyu Septiana
freepik.com
Ilustrasi gigi - Tanpa disadari, kebiasaan yang tidak tepat dalam mengkonsumsi makanan sehari-hari bisa berakibat buruk bagi kesehatan gigi. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Tanpa disadari, kebiasaan yang tidak tepat dalam mengkonsumsi makanan sehari-hari bisa berakibat buruk bagi kesehatan Gigi.

Misalnya saja seperti makan makanan panas, dengan ditemani segelas es yang dingin.

Di Indonesia sendiri, hal ini nampaknya sudah menjadi sebuah kebiasaan yang tak bisa dihindari.

Seperti misalnya ketika makan bakso atau makanan berkuah dan panas lainnya, kemudian langsung menyeruput segelas es teh manis.

Meski pun nikmat, tapi ternyata kebiasaan ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan gigi lho.

"Kebanyakan, orang gak tahu. Memang enak sekali kalau misalnya kita makan makanan yang panas, lalu kemudian kita minum dengan air dingin. Tapi itu lama-lama gigi jadi crack, gampang retak," kata Dokter Spesialis Konservasi Gigi dari Eka Hospital Cibubur, Barkah Setijoadi, seperti dikutip TribunJakarta dalam siaran IG TV Eka Hospital, Sabtu (14/8/2021).

ILUSTRASI MAKANAN PEDAS - Berikut rekomendasi 5 tempat makan dengan menu super pedas di Jakarta!
ILUSTRASI MAKANAN  (Qraved via Tribun Jatim)

Mengkonsumsi makanan panas dengan minuman dingin secara bersamaan, ternyata sangat tidak dianjurkan.

Sebab, perubahan suhu secara drastis saat mengkonsumsi makanan bisa berdampak pada kerusakan Gigi.

Baca juga: 6 Tahun Jadi Pengasuh Rafathar, Mbak Lala Kegirangan Dihadiahi Emas oleh Raffi Ahmad: Ya Allah Pak!

Menurut Dokter Barkah, mengkonsumsi makanan panas dengan minuman dingin salah satunya bisa berakibat pada keretakan gigi.

"Contohnya seperti gelas, kalau gelas kita isi air panas, lalu setelah itu diisi air dingin, pasti akan retak. Demikian juga gigi kita,"

"Jadi kita hindari semaksimal mungkin untuk tidak atau menghilangkan sama sekali kebiasaan buruk itu. kalau kita mau makan makanan panas, minumnya juga paling tidak, hangat," imbuhnya.

Meski begitu, tak hanya mengkonsumsi makan makanan panas bersamaan dengan minuman dingin saja yang menyebabkan gigi menjadi rusak.

Menurut Dokter Barkah, kerusakan gigi pada umumnya juga bisa terjadi karena beberapa faktor lainnya.

Ilustrasi gigi
Ilustrasi gigi (freepik.com)

Misalnya banyak mengkonsumsi makanan asam, atau kurang membersihkan gigi dengan baik.

Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghindari kerusakan gigi, antara lain adalah menghindari makan-makanan manis, menghindari makanan yang mengandung asam, serta melakukan perawatan dan pembersihan gigi secara tepat dan benar.

Hindari menyikat gigi secara langsung setiap habis makan.

Baca juga: Dokter Muda yang Habisi Nyawa Kekasih dan Calon Mertua Juga Jalani Tes Kejiwaan, Apa Hasilnya?

"Disarankan, kita bisa yang paling utama tuh kumur dengan air bening (sesaat setelah makan). Pada waktu kita makan, makanan yang nempel di permukaan gigi itu menyebabkan mineral-mineral yang dari dalam struktur gigi keluar. Namanya adalah proses demineralisasi. Ini akan kembali paling cepat 15 menit," kata Dokter Barkah.

"Jadi kalau pada waktu kita makan, dan kemudian abis makan mineralnya keluar, lalu kita sikat, maka mineral yang dari gigi itu akan keluar dan terbuang pada saat waktu sikat gigi. Itu akan membuat gigi jadi lapuk. Maka didiamkan saja, biar mineralnya gak keluar atau paling tidak tunggu sifat asamnya menurun. Jadi saya anjurkan paling tidak sebaiknya kita minum,kumur-kumur dengan air bening," imbuhnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved