Breaking News:

HUT Kemerdekaan RI

707 Warga Binaan Rutan Kelas I Depok Memperoleh Remisi Kemerdekaan

Rumah Tahanan Kelas I Depok, Cilodong, memberikan remisi (pemotongan masa tahanan) pada 707 warga binaan pada momen HUT ke-76 Republik Indonesia

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Muhammad Zulfikar
Rutan Kelas I Depok
Penyerahan remisi kemerdekaan pada warga binaan di Rutan Kelas I Depok. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, CILODONG – Rumah Tahanan Kelas I Depok, Cilodong, memberikan remisi (pemotongan masa tahanan) pada 707 warga binaan pada momen HUT ke-76 Republik Indonesia.

Plt Kepala Rutan Kelas I Depok, Irvan Muayat, mengatakan, ratusan warga binaan yag mendapat remisi ini terbagi menjadi dua kategori, yakni remisi umum I (remisi umum sebagian) dan remisi umum II (remisi umum seluruhnya).

“Remisi umum I, satu bulan ada 91 orang, dua bulan 121 orang, tiga bulan 161 orang, empat bulan ada 250 orang, lima bulan ada 80 orang, dan enam bulan ada dua orang,” ujar Irvan Muayat, Selasa (17/8/2021).

“Untuk jumlah remisi umum II hanya dua orang, jadi total seluruhnya 707 orang,” katanya lagi.

Lebih lanjut, Irvan menuturkan warga binaan yang mendapat remisi kemerdekaan ini juga telah memenuhi beberapa syarat.

Baca juga: Semarakkan HUT Kemerdekaan, Warga RT 02/10 Kelurahan Tugu Depok Gelar Lomba Penghijauan Lingkungan

Baca juga: Peringati HUT ke-76 RI di Depok, Petugas Hentikan Seluruh Aktivitas di Jalan Margonda

Baca juga: Puluhan Monyet Ekor Panjang yang Masuk Pemukiman Warga Depok Bukan Kategori Hewan Dilindungi

Sejumlah syarat tersebut di antaranya adalah berkelakuan baik selama menjalani masa tahanan, kemudian untuk kategori tindak pidana umum, telah menjalani pidana minimal enam bulan lamanya sejak masa penahanan.

Soal durasi pemotongan yang diperoleh, Irvan mengatakan narapidana yang telah menjalani masa tahanan enam bulan, akan memperoleh remisi satu bulan.

“Narapidana yang telah menjalani 12 bulan atau lebih,  tahun pertama (telah menjalani lebih satu tahun) memperoleh remisi dua bulan,tahun kedua memperoleh remisi tiga bulan, tahun ketiga memperoleh remisi empat bulan, tahun keempat memperoleh remisi lima bulan, tahun kelima memperoleh remisi lima bulan, tahun keenam dan seterusnya memperoleh remisi enam bulan,” jelasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved