Antisipasi Virus Corona di DKI

Polisi Ungkap Alasan Pasang Stiker di Rumah Warga yang Belum Divaksin Covid-19

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengungkapkan alasan pemasangan stiker di rumah-rumah warga di Jakarta yang belum divaksin Covid.

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA
Tampak stiker yang ditempel guna menandakan penghuni rumah belum divaksinasi Covid-19, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (15/8/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengungkapkan alasan pemasangan stiker di rumah-rumah warga di Jakarta yang belum divaksin Covid-19.

Ia menjelaskan, pemasangan stiker itu berawal ketika jumlah warga yang mendatangi gerai Vaksinasi Merdeka semakin sedikit.

"Tanggal 1 Agustus masih ramai nih, tanggal 2 ramai banget. Tanggal 10 sudah mulai agak sedikit berkurang. Tanggal 11-13 itu sudah sepi. Jadi pertanyaannya, Apakah di RW situ sudah habis orang divaksin? Pasti ada yang nggak berangkat di gerai dong. Kenapa nggak berangkat ke gerai? Ada yang sakit, ada yang kakinya patah," kata Yusri kepada wartawan, Rabu (18/8/2021).

Oleh karena itu, jelas Yusri, pengurus RT setempat menempelkan stiker di rumah-rumah warga yang belum divaksin.

Dengan begitu, tenaga kesehatan yang bertugas bisa dengan mudah melakukan vaksinasi door to door.

"Akhirnya orang yang di gerai datang ke situ jemput bola door to door. Kalau orang di gerai jemput bola. Kalau nggak ada yang kasih tanda-tanda mana rumah yang belum divaksin kan mana bisa. Susah nyarinya," ujar Yusri.

"Itu jemput bola yang dilakukan, itu inisiatif yang bagus jemput door to door," tambahnya.

Program Vaksinasi Merdeka yang digagas Polda Metro Jaya telah menjangkau jutaan warga DKI Jakarta.

Yusri mengatakan, vaksinasi Covid-19 di Jakarta hampir menyentuh angka 100 persen.

"Target kita selama 17 hari kita berikan sebagai hadiah kemerdekaan negara ini. Jakarta ini bisa mendekati 100 persen," kata Yusri.

Ia mengungkapkan, hampir 2 juta warga Jakarta telah disuntik vaksin Covid-19 selama 17 hari pelaksanaan Vaksinasi Merdeka.

"Ini mendekati 2 juta, kalau kita presentase sekitar 99 persen lebih," ujar dia.

Baca juga: Rumah Warga Jatinegara yang Belum Divaksin Covid-19 Ditempel Stiker

Menurutnya, terdapat beberapa warga Jakarta yang tinggal di luar ibu kota sehingga vaksinasi Covid-19 belum mencapai 100 persen.

"Saya katakan 99 persen karena memang ada beberapa warga Jakarta, KTP Jakarta, tinggalnya di luar negeri, kemudian ada warga Jakarta yang tinggal di luar jakarta," terang Yusri.

"Juga ada warga Jakarta yang belum bisa divaksinasi karena kesehatan, sehingga ini yang tidak bisa mencapai target 100 persen," tambahnya.

Meski demikian, ia mengatakan semua pihak yang terlibat dalam Vaksinasi Merdeka telah bekerja maksimal.

"Kami terima kasih kepada teman-teman sukarelawan khususnya. Memang yang kita kedepankan dalam program vaksinasi adalah sukarelawan," pungkas Yusri.

Baca juga: Polisi Bakal Tempel Stiker di Rumah Warga yang Belum Divaksin Covid-19

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved