Breaking News:

Kebijakan Ganjil Genap

Dukung Rencana Polisi Tilang Pelanggar Ganjil Genap, Wagub Ariza: Biar Warga Disiplin

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria buka suara soal rencana Polda Metro Jaya menerapkan sanksi tilang bagi pelanggar ganjil genap.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Aji
WARTAKOTA/Nur Ichsan
Kendaraan melintas di Jalan Jenderal Sudirman yang di dekatnya terdapat papan elektronik yang berisi sosialisasi pelaksanaan kawasan pembatasan lalu lintas ganjil - genap, yang mulai diberlakukan pada Senin (3/8/2020). Pemerintah provinsi DKI jakarta, kembali memberlakukan kebijakan ganjil-genap di 25 ruas jalan di ibukota ini berlaku mulai Senin hingga Jumat dan tidak berlaku pada Sabtu dan Minggu. Aturan ini ditetapkan pada jpukul 06.00 wib hingga 10.00 wib dan pukul 16.00 wib hingga 21.00 wib. Kebijakan ini salh satunya bertujuan untuk membatasi pergerakan orang di Jakarta untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang belum juga mereda. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria buka suara soal rencana Polda Metro Jaya menerapkan sanksi tilang bagi pelanggar ganjil genap.

Orang nomor dua di DKI ini pun mendukung rencana aparat kepolisian menerapkan sanksi tilang untuk memberikan efek jera kepada pelanggar.

"Saya kira itu satu usulan yang baik, kami mendukung upaya Polda Metro dalam rangka mendisiplinkan masyarakat," ucapnya, Kamis (19/8/2021).

Politisi Gerindra ini pun mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin dan taat dalam menjalankan protokol kesehatan.

Sebab, penyebaran Covid-19 yang kini sudah melandai bisa kembali melonjak bila masyarakat abai protokol kesehatan.

"Pendekatan-pendekatan kemarin yang sudah dilakukan teman-teman Polda berhasil menurunkan Covid-19," ujarnya.

Sebagai informasi, aturan ganjil genap ini sudah diterapkan sejak 12 Agustus 2021 lalu.

Aturan pembatasan kendaraan ini berlaku di delapan ruas jalan, yaitu Jalan Gatot Subroto, Jalan Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Majapahit, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Gajah Mada, dan Jalan Pintu Besar Selatan.

Ganjil genap berlaku setiap hari mulai pukul 06.00 WIB sampai 20.00 WIB.

Baca juga: Wakil Ketua DPRD DKI ke Sis Viani PSI: Ngga Boleh Arogan, Apa Susahnya Muter Cari Jalan Lain

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved