Terancam 20 Tahun Penjara, Penjual Senjata Api Rakitan di Tebet Ternyata Bekas Pegawai Bank

Penjual senjata api rakitan yang ditangkap jajaran Polsek Tebet ternyata merupakan mantan pegawai bank.

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Konferensi pers pengungkapan kasus jual beli senjata api rakitan di Polsek Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (19/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, TEBET - Penjual senjata api rakitan yang ditangkap jajaran Polsek Tebet ternyata merupakan mantan pegawai bank.

Hal itu terungkap dalam konferensi pers yang digelar di Mapolsek Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (19/8/2021).

"Jadi tersangka adalah mantan pegawai sebuah Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Jakarta. Yang bersangkutan itu keluar tahun 2015," ujar Kapolsek Tebet Kompol Alexander Yurikho.

Dari latar belakang tersebut, tersangka dinilai tidak memiliki kesulitan secara finansial.

Polisi pun mendalami dugaan keterlibatan tindak pidana lain yang dilakukan tersangka berinisial RAG (32).

"Apa ada keterlibatan dengan kejahatan seperti perampokan nasabah bank dengan senjata api? Ini tentunya Insya Allah akan terus kami telusuri," kata Alexander.

Dari penangkapan tersangka, polisi menyita senjata api rakitan jenis revolver 9 mm.

Tersangka ditangkap tepat pada HUT ke-76 kemerdekaan Indonesia, Rabu (17/8/2021).

"Tepat 17 Agustus, tersangka atas bernama RAG berhasil diamankan penyidik Unit Reskrim Polsek Tebet," kata Alexander.

Mantan Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta itu menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula ketika Unit Reskrim Polsek Tebet melakukan patroli siber.

Polisi pun mendapati adanya dugaan jual beli senjata api rakitan, dan kemungkinan bakal segera melakukan transaksi.

"Berbekal dari info tersebut, selama seminggu kami terus bergerak di dunia maya," ujar Alexander.

Ia menambahkan, penyelidikan selama satu pekan membuahkan hasil ketika polisi berhasil menangkap pelaku berinisial RAG.

Baca juga: Menyamar Jadi Pembeli di Medsos, Polsek Tebet Tangkap Penjual Senjata Api Rakitan Seharga Rp 7 Juta

"Setelah diamankan, benar adanya senjata api rakitan. Saudara RAG menjual senjata api rakitan kepada kami sebesar Rp 7 juta," ungkapnya.

RAG kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Ia dijerat Pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved