Breaking News:

Kades Pentingkan Dangdutan Daripada Keselamatan, Kapolres Geram: Covid-19 Naik Siapa Tanggung Jawab?

Ulah oknum kepala desa (Kades) yang memilih lebih mementingkan dangdutan daripada keselamatan warganya sendiri membuat Kapolres setempat geram.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Tangkap layar YouTube Tribunnews.com
Video viral saat seorang kades menolak dibubarkan saat gelar dangdutan peringatan HUT RI. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Ulah oknum kepala desa (Kades) yang memilih lebih mementingkan dangdutan daripada keselamatan warganya sendiri membuat Kapolres setempat geram.

Peristiwa yang disayangkan itu dilakukan oleh seorang oknum kades di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah pada malam Kemerdekaan RI, Selasa (17/8/2021) malam .

Pasalnya, kegiatan dangdut di Desa Kebonagung, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal tersebut diadakan di tengah pelaksanaan PPKM.

Sekitar 200 orang menghadiri acara dangdut tersebut.

Selain tak menerapkan jaga jarak, mayoritas yang datang tak mengenakan masker.

Baca juga: Pemilu Masih Lama, Oknum Kades Sudah Curi Start Cari Modal Buat Nyaleg dari Korupsi Dana Desa

Oleh aparat kepolisian, pentas dangdut tersebut akhirnya dibubarkan lantaran memicu kerumunan.

Namun pembubaran oleh aparat kepolisian tersebut ditolak sang kades

Video kades menolak pembubaran pentas musik oleh kepolisian ini pun viral di media sosial.

Video viral saat seorang kades menolak dibubarkan saat gelar dangdutan peringatan HUT RI.
Video viral saat seorang kades menolak dibubarkan saat gelar dangdutan peringatan HUT RI. (Tangkap layar YouTube Tribunnews.com)

Dalam video yang viral, pentas musik tersebut digelar di sebuah panggung yang dilengkapi dengan seperangkat alat sound system.

Saat itu sedang digelar sebuah acara untuk memperingati HUT ke-76 RI yang terlihat dari banner yang dipasang di atas panggung.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved