Breaking News:

MotoGP

Marc Marquez Harap Ada Perubahan Besar dari Honda untuk Motornya di MotoGP 2022

Tim Repsol Honda tengah merancang mesin motor RC213V yang baru untuk Marc Marquez dan Pol Espargaro pada musim depan.

Editor: Muhammad Zulfikar
Ronny HARTMANN / AFP
Pembalap Honda Spanyol Marc Marquez merayakan di podium setelah memenangkan Grand Prix MotoGP Jerman di sirkuit balap Sachsenring di Hohenstein-Ernstthal dekat Chemnitz, Jerman timur, pada 20 Juni 2021. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Tim Repsol Honda tengah merancang mesin motor RC213V yang baru untuk Marc Marquez dan Pol Espargaro pada musim depan.

Hal ini melihat dari pengembangan motor Honda yang sempat terhenti karena kehilangan Marc Marquez dan kehadiran Pol Espargaro sebagai tandem barunya di MotoGP 2021.

Pol Espargaro diketahui masih kesulitan dan belum mendapatkan perasaan yang bagus dengan RC213V miliknya.

Sedangkan Marquez belum tampil optimal karena masih beradaptasi pasca cedera patah lengan tangan kanan.

Situasi ini berimbas pada paruh pertama MotoGP 2021 dengan kedua pembalap belum mendapatkan maksimal.

Marquez kemudian berharap adanya perubahan yang besar dari RC213V demi menunjang performanya di lintasan.

"Kami harus berkembang, kami tertinggal," kata Marquez, dikutip dari Motosan.es.

Direktur Teknis Honda, Takeo Yokoyama, menyatakan sedang bekerja dengan para teknisi mengumpulkan data dari Marquez.

Perubahan akan difokuskan pada sasis dan menyesuaikan motor dengan ban belakang Michelin yang dikenalkan pada tahun lalu.

Baca juga: MotoGP Malaysia Tidak Jadi Digelar pada Jadwal MotoGP 2021, Ini Sirkuit Penggantinya

Dia pun tak menampik bahwa Marquez akan menjadi acuan bagi pengembangan motor balap RC213V ke depan.

"Tentu saja Marc sebagai juaranya, pembalap nomor satu, kami butuh dia untuk memenangkan balapan," ujar Takeo.

"Yang lain adalah pembalap bagus, saran dari dia tidak akan tampak berbeda. Marc punya kontrak yang panjang sehingga bisa membuat rencana yang jauh ke depan, juga lebih mudah melakukan pengembangan."

"Kontrak ini memiliki banyak pro daripada kontra. Mesin baru juga sedang dikerjakan untuk musim depan dan diharapkan ada perubahan radikal dari sudut pandang ini. Kami berada di tengah proses."

Maka dari itu, Takeo, juga tidak mematok hasil terlalu tinggi pada Marquez untuk tahun ini dan lebih memilih megumpulkan informasi dari pembalap asal Spanyol tersebut.

"Sekarang kami tidak bertarung untuk posisi teratas dan kami lebih mengharapkan saran dari dia (Marquez)," ucap Takeo.

Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved