Komunitas Superconnection Lahirkan dan Bentuk Pengusaha dan Wirausaha Muda, Bantu Bangkitkan Ekonomi

Acara ini diselenggarakan secara daring dengan pengenalan produk serta bisnis dari Industri UKM, IKM, Koperasi, pemaparan roadmap,

Editor: Wahyu Aji
Made Dana Tangkas sebagai Founder & Chairman dari Komunitas Superconnection. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam rangka memeriahkan HUT ke-76 RI dan mengisi kemerdekaan, Komunitas MadeinITB MadeinIndonesia SuperConnection dan Forum Konsorsium Industri Nasional beserta jaringannya mengadakan launching dan parade kegiatan SuperConnection dan konsorsium.

Acara ini diselenggarakan secara daring dengan pengenalan produk serta bisnis dari Industri UKM, IKM, Koperasi, pemaparan roadmap, langkah penerapan Lean Enterprise/Industry dan gerakan Making Indonesia 4.0 dalam mendukung kebangkitan ekonomi nasional.

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian juga memberikan apresiasi kepada Komunitas MadeinITB/MadeinIndonesia Superconnection dan Forum Konsorsium Pengembangan Industri Nasional dan jaringannya untuk membantu kebangkitan ekonomi nasional.

Dalam sambutannya Menko Perekonomian RI yang diwakili oleh Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Sesmenko) Susiwijono Moegiarso menyampaikan berbagai kegiatan yang dapat dikoordinasikan seperti, mempercepat pemulihan ekonomi nasional, penanganan masa pandemik melalui satgas pandemik Covid 19 dan lainnya.

"Kondisi pandemik ini juga menjadi momentum untuk melakukan percepatan penerapan teknologi di masa depan. Ini menjadi peluang bagi Komunitas Superconnection untuk berperan dalam pengembangan industri dan teknologi yang lebih baik," ujar Susiwijono melalui siaran zoom, Minggu (22/8/2021).

Menteri Kesehatan RI yang diwakili oleh Prof Abdul Kadir menyampaikan selain membantu penanganan Covid-19, juga pengadaan Alkes masih banyak didapat dari importir.

"Oleh karena itu perlu peran Komunitas Superconnection dan Konsorsium Industri Nasional untuk mempelajari dan mengatur model bisnis, membangun industri manufaktur dan menata big data serta sistem digitalisasinya agar alkes dan perlengkapannya dpt diproduksi di dalam negeri," kata Abdul Kadir.

Deputi Menteri Koperasi UMKM menyampaikan bahwa ekosistem Superconnection ini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan inovasi membangun Future SME/SMI yang berbasis kepada R&D, inovasi, pendampingan dan pengaturan sistem logistik (supply chain & distribusi) secara terpadu.

Disamping itu dalam paparannya Made Dana Tangkas sebagai Founder & Chairman dari Komunitas Superconnection yang dihadiri oleh tim inti dan jaringannya lebih dari 270 orang menyampaikan bahwa komunitas ini hadir untuk membantu melahirkan dan membentuk pengusaha dan wirausaha muda dalam membangun manajemen inovasi dan profesional.

"Komunitas ini dibentuk juga untuk memproduksi produk dan jasa hasil karya anak bangsa baik itu produk made in ITB maupun made in Indonesia dari berbagai kalangan masyarakat," jelas Made Dana Tangkas dalam paparanya di acara.

Made juga sampaikan potensi Perekonomian Indonesia saat ini ditunjang oleh 64 juta UMKM.

Dalam forum ini juga hadir beberapa former Menteri dan pejabat lembaga lainnya.

Seperti Prof. Rokhmin Dahuri, Prof. Bambang Sumantri Brojonegoro, Alhilal Hamdi, Rully C. Azwar dan Laksdya (purn) D.A. Mamahit dan Mantan Perindustrian, Saleh Husin.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved