Pemotor Ngebut Tabrak Trotoar hingga Mental di Depan RS Premier Bintaro, Kepala Cedera Parah
Kecelakaan terjadi di Jalan Moh. Husni Thamrin, depan Premier Bintaro, Pondok Jaya, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu (22/8/2021).
Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Wahyu Septiana
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir
TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK AREN - Kecelakaan terjadi di Jalan Moh. Husni Thamrin, depan Rumah Sakit (RS) Premier Bintaro, Pondok Jaya, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu (22/8/2021).
Seorang pemotor laki-laki yang mengendarai sepeda motor matic melaju dari arah Bintaro Plaza ke arah Bintaro Xchange.
Sesampainya di depan RS Premier Bintaro, pemotor yang tidak diketahui identitasnya itu menabrak trotoar dan mental hingga ke seberang jalan.
Muhamad (73), warga sekitar sekaligus saksi kejadian, mengatakan, kecelakaan tunggal itu tejadi sekira pukul 15.00 WIB.
"Kejadian jam tiga, pengendara motor melaju dari arah Bintaro Plaza mau kemari."

"Terus jebret (nabrak trotoar), lempengan itu tuh, orangnya mental ke sebelah sini, empat meter ada dah," ujar Muhamad di lokasi.
Muhamad menyebut, si pemotor menderita luka parah pada kepala dan kakinya.
Baca juga: Kronologi Kecelakaan Sepeda Virnie Ismail dan Penyebab Belasan Galon Menggelinding di Jalan Bintaro
Pengendara yang belum diketahui identitasnya itu diduga melaju ngebut.
"Kayanya ngebut, soalnya mentalnya jauh," ujar Muhamad.
Helm yang semula terpasang, lepas saat si pemotor terpental.
"Motornya rusak depannya."
"Kakinya patah, palanya berdarah, palanya kan pecah dia jatuh enggak pakai helm."
"Helmnya mental. Katanya meninggal, ya enggak tahu," jelas Muhamad.
Tidak beberapa lama, si pengendara dilarikan ke RS Premier Bintaro.
Baca juga: Insiden Kecelakaan Maut di Bintaro, Keluarga Minta Polisi Lakukan Ini: Moge Hancur Jadi 2 Bagian
Sementara, meski video kecelakaan sudah viral di media sosial, Kanit Lantas Polsek Pondok Aren, Iptu Ragil Karana, mengaku belum mengetahuinya, dan tidak mendapat laporan.
"Enggak monitor saya tanya piket enggak ada laporan," kata Karana.