Breaking News:

Ketua RW di Bekasi Jadi Korban Pembacokan Saat Lerai Tawuran

eorang ketua RW bernama Deden menjadi korban pembacokan di Kecamatan Tarumajaya

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Erik Sinaga
Istimewa
Kapolsek Tarumajaya AKP Edy Suprayitno (tengah) saat menunjukkan barang bukti kasus penganiayaan dengan tersangka anggota kelompok gengster, Selasa (24/8/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, TARUMAJAYA - Seorang ketua RW bernama Deden menjadi korban pembacokan di Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.

Deden menjadi korban pembacokan saat melerai tawuran kelompok gengster.

Kapolsek Tarumajaya AKP Edy Suprayitno mengatakan, peristiwa terjadi pada 18 Agustus 2021 sekira pukul 00.00 WIB di Kampung Kebon Kelapa, Desa Segara Makmur.

"Korban merupakan ketua RW setempat, dia berusaha melerai tawuran pemuda tetapi justru menjadi korban penyerangan," kata Edy, Selasa (24/8/2021).

Baca juga: Tawuran Antar Pelajar Pecah di Depok, Sejumlah Remaja Teriak Nama Sekolah dan Acungkan Benda Ini

Tersangka bernama Asta Bagus Shollah (18), ia merupakan anggota gengster yang mengatasnamakan diri kelompok Bs818Bekasi.

"Tersangka ini bersama teman-temannya memiliki kelompok Bs818Bekasi, mereka awalnya sedang live Instagram lalu dikolom komentar ada yang mengejek sambil menantang," ungkap Edy.

Baca juga: Polisi Beri Peringatan Bagi Pihak yang Nekat Tawuran di Jaksel, Wakapolres: Kami Tindak Tegas 

Dari saling ejek itu, kelompok gengster tersangka bergerak menuju Kampung Kebon Kelapa, RT 05 RW 02, Desa Segara Makmur.

"Saat itu pemuda di Kampung Kebon Kelapa baru saja menggelar perlombaan 17 Agustusan, kelompok tersangka ini berjumlah kurang lebih 20 orang," jelasnya.

Baca juga: Sosok Pelaku Pembuang Bom di Bekasi Mulai Terkuak, Polisi Ungkap Ciri-cirinya: Pakai Sorban di Leher

Korban yang mendapat informasi pemuda kampungnya diserang kelompok gengster langsung menuju lokasi di Gang Poncol, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.

"Ketika sedang melerai korban tiba-tiba diserang dua orang pelaku dengan menggunakan celurit, mengalami luka di bagian pinggang dan lengan sebelah kanan," jelas dia.

Ilustrasi tawuran
Ilustrasi tawuran (Net)

Usai membacok korban, kelompok gengster Bs818Bekasi langsung kabur. Deden yang terluka parah langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

"Dari situ kami langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap satu tersangka, kasus ini masih kami kembangkan karena diperkirakan ada tersangka lain," tegasnya.

Baca juga: 3 Berandal Otak Tawuran di Johar Baru yang Tewaskan Ojol Diringkus, Ketiganya Positif Sabu

Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan pasal berlapis 170 ayat 2, pasal 351 ayat 2 KHUPidana tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman 10 tahu penjara.

"Kami juga berhasil mengamankan barang bukti enam senjata tajam, satu unit sepeda motor, kaos, celana, tersangka juga patut dikenakan pasal 2 ayat 1 undang-undang darurat atas kepemilikan senjata tajam," jelasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved