Praktik Pemalsuan Hasil Swab Antigen di Kabupaten Tangerang Catut Logo Rumah Sakit

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro menjelaskan, tersangka membuka praktik pemalsuan  hasil tes swab antigen dengan logo Rumah Sakit

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Polresta Tangerang melakukan ungkap kasus pembuatan surat hasil swab antigen dan sertifikat palsu di Kabupaten Tangerang, Selasa (24/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Praktik pemalsuan surat hasil swab Antigen dan sertifikat vaksin mulai menjamur di Kabupaten Tangerang.

Seperti yang dilakukan oleh tersangka GTL (23) yang dibekuk Polresta Tangerang karena membuka jasa pemalsuan surat Swab Antigen.

Dirinya diamankan Polisi di Perum Mustika, Kelurahan Pasir Nangka, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro menjelaskan, para tersangka membuka praktik pemalsuan  hasil tes swab antigen dengan logo Rumah Sakit Ciputra, Cikupa.

Bukan hanya hasil swab antigen, tapi tersangka juga memalsukan sertifikat vaksin.

"Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata memang digunakan untuk penyalahgunaan wewenang, dimana melakukan kegiatan menjual atau mengedit surat palsu baik itu vaksin palsu maupun swab antigen palsu," jelas Wahyudi Mapolresta Tangerang, Selasa (24/8/2021).

Baca juga: Penyuntikan Pertama Pfizer di Kota Tangerang, Vaksinator Baru Diberi Pelatihan di Hari yang Sama

Kepada pelanggan, GTL mematok harga Rp 25 ribu untuk satu surat palsu tersebut.

Baik untuk hasil palsu swab Antigen dan sertifikat vaksin.

"Pengakuan GTL, dirinya baru ada delapan orang yang menggunakan jasanya untuk buat surat vaksin palsu maupun swab antigen palsu untuk perjalanan ke Luar Jawa-Bali," papar Wahyu.

Pihaknya pun mengamankan sejumlah barang bukti, seperti satu unit CPU merk Alcatroz, satu unit monitor merk LG, satu unit keybord merk M-Tech, satu unit printer merk Epson.

Para pemain Persikota Tangerang yang menerima vaksin Covid-19 jenis Pfizer di Puskesmas Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Selasa (24/8/2021)
Para pemain Persikota Tangerang yang menerima vaksin Covid-19 jenis Pfizer di Puskesmas Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Selasa (24/8/2021) (TribunJakarta/Ega Alfreda)

Kemudian, satu unit scanner merk canoscan dan surat keterangan hasil swab antigen Covid-19 palsu dengan beragam nama dengan logo Rumah Sakit Ciputra, Cikupa.

"Di aini mencari konsumen dari mulut ke mulut, namun bukti yang ditemukan dalam laptop ada delapan surat hasil pemalsuan," beber Wahyu.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya, tersangka dijerat Pasal 263 KUHP dan atau Pasal 268 KUHP tentang Pembuatan Surat Palsu dengan ancaman hukuman enam tahun penjara.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved