Breaking News:

Tragedi Terlilit Pinjol, Kronologi Pria Meninggal Tak Wajar Tinggalkan Surat Berisi Catatan Utang

Pria meninggal tak wajar di kantor koperasi di Desa Sumberwangi, Kecamataan Kanor, Bojonegoro, Senin (23/8/2021). Ia terlilit utang pinjol.

Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Yogi Jakarta
freepik.com
Ilustrasi garis polisi. H, pria berusia 25 tahun meninggal tak wajar di kantor koperasi di Desa Sumberwangi, Kecamataan Kanor, Bojonegoro, Senin (23/8/2021). 

"Semalem juga ditelfon dari apa itu namanya, ditagih katanya tiga bulan belum bayar terus ngomong secepatnya suruh bayar," katanya.

Bersama suami, SH mengaku kerap mengantarkan makanan untuk korban karena sudah dianggap sebagai orangtuanya sendiri.

"Korban juga sering makan di rumah saya, kadang juga suami mengantarkan makanan ke sekolah untuk dia," ucapnya.

Pria Meninggal Tak Wajar Diduga Cekcok dengan Istri

Yohanes Salle (32) ditemukan meninggal tak wajar di rumahnya di Kampung Mude Tunga, Desa Aewoe, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, Senin (9/8/2021).

Yohanes diduga nekat mengakhiri hidup dengan gantung diri.

Pria beristri dan memiliki anak itu meninggal tak wajar menggunakan seutas tali nilon berwarna biru.

Kapolsek Mauponggo, Ipda Yakobus K Sanam, SH mengungkapkan dugaan sementara Yohanes gantung diri karena selama ini tidak rukun dengan istrinya.

Baca juga: Korban Meninggal Insiden di Margo City Tulang Punggung Keluarga, Keluarga Berusaha Mengikhlaskan

Korban sering merasa cemburu dengan istrinya.

Akibatnya, sering kali terjadi pertengkaran antara korban dan istrinya dan barang di dalam rumah termasuk ponsel istrinya dirusak oleh korban.

"Korban kurang lebih sekitar dua Minggu tidak hidup serumah lagi dengan istrinya, dan istrinya pergi meninggalkan rumah dan tinggal bersama saudara kandungnya," kata Kapolsek Yakobus dikutip TribunJakarta.com dari Pos Kupang.

Peristiwa itu berawal saat anak kandung korban pulang ke rumah dan melihat pintu kamar dalam keadaan terkunci di Kampung Mude, Desa Aewoe, Senin (9/8/2021) pukul 14.30 Wita.

Merasa penasaran, anak korban melihat dari celah pintu kamar dan melihat ayahnya dalam posisi leher diikat dengan tali nilon tersebut.

Baca juga: Diduga Depresi Sakit TBC Menahun, Pria di Tebet Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

Melihat kondisi tersebut, sang anak langsung memanjat dinding rumah untuk bisa masuk ke dalam kamar ayahnya.

Setelah masuk ke dalam kamar korban, sang anak langsung membuka tali yang terikat pada leher ayahnya.

Selesai membuka tali pada leher ayahnya, ia pun langsung ke rumah saksi lain bernama Fortunatus Waja untuk memberitahukan perihal peristiwa tersebut.

Tanpa berpikir panjang lagi, Fortunatus Waja memberitahukan kejadian tersebut kepada warga dan langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Mereka melihat korban dalam posisi terbaring di tempat tidur dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi.

Melihat peristiwa tersebut, pelapor atas nama Donatus Mere langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Mauponggo.

Kontak bantuan

Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu.

Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup. Anda tidak sendiri. Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada.

Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling, Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini: https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tak Mampu Bayar Utang di Pinjol yang Menggunung, Pria Bojonegoro Ini Akhiri Hidup,

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved