Breaking News:

Hasil Survei: Simbol Oposisi Elektabilitas Demokrat Melesat, PSI Tembus 5 Persen

PDIP masih unggul, tetapi elektabilitasnya kini hanya berada pada posisi 15,8 persen, disusul Gerindra 13,5 persen.

Editor: Wahyu Aji
Hasil survei Voxpopuli Research Center terkait elektabilitas partai politik 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perkembangan situasi politik menuju gelaran Pemilu 2024 mulai bergerak dinamis.

Hasil survei Voxpopuli Research Center, elektabilitas Demokrat terus terkerek naik, kini menduduki peringkat tiga besar sebesar 11,2 persen.

Demokrat hanya kalah dari PDIP dan Gerindra yang masih menguasai posisi pertama dan kedua.

Pada papan tengah, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memantapkan diri dengan meraih elektabilitas 5,0 persen.

Kejutan lainnya datang dari dua partai politik baru, yaitu Partai Ummat (1,5 persen) dan Gelora (1,0 persen), mulai mewarnai perpolitikan nasional.

“Demokrat melesat ke peringkat tiga besar, sedangkan di papan tengah PSI menembus 5 persen, dan partai-partai baru mulai menggeliat,” kata Direktur Komunikasi Voxpopuli Research Center Achmad Subadja lewat keterangan yang diterima, Kamis (26/8/2021).

Menurut Achmad, kenaikan signifikan elektabilitas Demokrat bisa menjadi ancaman bagi dua partai utama koalisi pemerintah.

PDIP masih unggul, tetapi elektabilitasnya kini hanya berada pada posisi 15,8 persen, disusul Gerindra 13,5 persen.

Demokrat juga menyalip Golkar yang biasanya berada pada posisi ketiga.

Elektabilitas Golkar relatif stabil sebesar 8,8 persen.

"Demokrat kini menjadi simbol oposisi, dan setiap kritik terhadap kinerja pemerintah cenderung menguntungkan bagi kenaikan posisi Demokrat,” kata Achmad.

Partai-partai papan tengah lainnya adalah PKB (6,1 persen), PKS (4,9 persen), Nasdem (3,7 persen), dan PPP (2,0 persen). Sementara itu Partai Ummat dan Gelora merangsek naik dan menjepit posisi PAN (1,3 persen).

“Di antara partai-partai baru, hanya Partai Ummat dan Gelora yang mulai menunjukkan kekuatan, mengancam partai-partai lama khususnya PAN dan PKS,” kata Achmad.

Partai Ummat didirikan oleh tokoh PAN Amien Rais, sedangkan PKS berisi tokoh-tokoh yang berasal dari PKS.

Pada papan bawah terdapat Perindo (0,8 persen), Hanura (0,7 persen), Berkarya (0,6 persen), PBB (0,4 persen), PKPI (0,3 persen), dan Garuda (0,1 persen).

Masyumi Reborn nihil dukungan, sedangkan partai-partai lainnya 0,4 persen dan sisanya tidak tahu/tidak jawab 21,9 persen.

Survei ini dilakukan pada 10-20 Agustus 2021, melalui telepon kepada 1.200 responden di seluruh Indonesia yang dipilih secara acak dari survei sebelumnya sejak 2019.

Margin of error survei sebesar ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved