Ketua Fraksi Golkar Sebut Interpelasi Terhadap Anies Baswedan Cuma Buang-buang Waktu

Ketua Fraksi Golkar Basri Baco pun mengkritik PDIP dan PSI yang malah mengabaikan kewajibannya sebagai anggota dewan demi menggulirkan interpelasi

TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Ketua Fraksi Golkar Basri Baco saat ditemui di gedung DPRD DKI, Kamis (26/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Fraksi Golkar DPRD DKI menegaskan tak mau ikut-ikutan menggulirkan hak interpelasi terhadap Gubernur Anies Baswedan terkait pelaksanaan Formula E.

Ketua Fraksi Golkar Basri Baco pun mengkritik PDIP dan PSI yang malah mengabaikan kewajibannya sebagai anggota dewan demi menggulirkan interpelasi.

"Ini lucu-lucuan aja sih. Kalau Golkar gubi, kalau ada kewajiban dan hak, maka yang harus didahulukan adalah kewajiban," ucapnya, Kamis (26/8/2021).

"Interpelasi itu hak, sementara kewajiban dewan itu masih banyak yang tertunda," tambahnya menjelaskan.

Ia pun menyebut, penggunaan hak interpelasi hanya menambah pekerjaan rumah DPRD DKI.

Padahal, di sisi lain banyak agenda DPRD DKI yang tertunda imbas pandemi Covid-19.

Seperti pembahasan perubahan APBD 2021 hingga revisi Perda Covid-19 yang tak kunjung selesai.

Baca juga: Tanda Tangani Interpelasi Anies, Ketua DPRD: Formula E Jadi Beban Gubernur Berikutnya 

Untuk itu, Baco menegaskan, Fraksi Golkar tak sejalan dengan PDIP dan PSI.

"Golkar sudah pasti tidak ikut dalam interpelasi, karena hanya nambah kerjaan dan buang-buang waktu," ujarnya saat ditemui di gedung DPRD DKI.

Dibandingkan sibuk menggulirkan interpelasi, ia menilai, seluruh anggota legislatif seharusnya bersatu membantu pemerintah dalam upaya penanganan Covid-19.

Terlebih, pandemi Covid-19 yang terjadi sejak 2020 lalu telah menyebabkan banyak korban berjatuhan.

Jumlahnya pun tak sedikit, hingga hari ini angka kematian karena Covid-19 mencapai 13.216 orang.

"Apa enggak ada cara lain? Apa kurang kerjaan? Apa semua kewajiban dewan sudah terlaksana? Kalau interpelasi berapa lama selesainya? Apalagi rakyat lagi nunggu-nunggu bantuan kita," tuturnya.

Sejumlah anggota Fraksi PDIP dan PSI saat akan mengajukan usulan hak interpelasi terhadap Gubernur Anies Baswedan, Kamis (26/8/2021). 
Sejumlah anggota Fraksi PDIP dan PSI saat akan mengajukan usulan hak interpelasi terhadap Gubernur Anies Baswedan, Kamis (26/8/2021).  (TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI)

Walau tak setuju dengan penggunaan hak interpelasi, Baco menegaskan, Fraksi Golkar menolak penyelenggaraan Formula E.

Anggaran yang digunakan untuk menggelar Formula E pun disebutnya lebih baik digunakan untuk penanganan Covid-19.

"Formula E kami tidak setuju, prinsipnya lebih baik fokus kembalikan uangnya. Tapi kalau mau pakai interpelasi gara-gara itu, Golkar juga enggak setuju," ucapnya.

"Mending batalkan Formula E, lalu kembalikan uangnya buat masyarakat," sambungnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved