Mural Kritikan di Depok, Satpol PP: Tidak Berizin dan Kontennya Meresahkan

Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny, buka suara terkait penghapusan mural kritikan yang ada di Jalan Kartini, Pancoran Mas.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Erik Sinaga
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Mural kritikan di Jalan Kartini, sebelum, dan sesudah dihapus, Jumat (27/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny, buka suara terkait penghapusan mural kritikan yang ada di Jalan Kartini, Pancoran Mas.

Sebelum dihapus, mural tersebut bertuliskan kekecewaan yang mana mural dianggap sebagai sebagai kriminal.

“Tuhan aku lapar. Kita Hidup di kota dimana mural dianggap kriminal dan korupsi dianggap budaya. Terus dibatasi tapi tak diberi nasi,” berikut isi tulisan dalam mural tersebut.

Baca juga: Mural Tuhan Aku Lapar Muncul di Kota Depok, Petugas Buru-buru Menghapus

Dikonfirmasi wartawan, Lienda mengatakan bahwa mural tersebut dihapus musabab tidak memiliki izin dan juga kontennya meresahkan.

“Dihapus karena yang pertama coret-coret kan gak boleh, kedua meresahkan juga kontennya. Boleh coret-coret kalau ada izinnya. Itu kan dari masyarakat juga pengaduannya,” ujar Lienda melalui sambungan telepon pada wartawan, Jumat (27/8/2021).

Baca juga: Mural Kritikan di Jalan Kebon Kacang Jakpus Dihapus, Warga: Konyol, Itu Kan Hal Tidak Penting

Pelarangan mural yang tak memiliki izin ini juga tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 16, tentang ketertiban umum.

“Ya memang untuk Perda Nomor 16 juga ada ketentuannya, tentang ketertiban umum. Tata keindahan kota itu tidak boleh dicoret-coret,” jelasnya.

Baca juga: Mural Sindiran Menjamur, Kepuasan Terhadap Jokowi Turun

Menyoal kritikan terhadap pemerintah, Lienda mengatakan hal tersebut bukanlah masalah asalkan disampaikan dengan cara yang baik dan bijak.

“Kalau mau memang menyampaikan aspirasi, sampaikan saja dengan bijak, dengan baik, tidak usah coret-coret tembok,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved