Breaking News:

Liga 1 2021

Siaga 385 Personel Kawal Laga Bhayangkara vs Persiraja di Tangerang, Polisi Waspada Pelempar Batu

aparat kepolisian mencatat sejumlah kerawanan, dari mulai ledakan bom hingga pelemparan batu kepada bus pemain.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Wahyu Aji
MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT
Ilustrasi BRI Liga 1 2021 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, KELAPA DUA - Mengawal jalannya Liga 1 2021, aparat kepolisian mencatat sejumlah kerawanan, dari mulai ledakan bom hingga pelemparan batu kepada bus pemain.

Hal itu diungkapkan Kabag Ops Polres Tangerang Selatan (Tangsel), AKP Edy Purwanto, yang bertugas mengamankan laga Bhayangkara Solo FC melawan Persiraja Banda Aceh FC.

Salah satu laga pembuka Liga 1 2021 itu digelar di Stadion Indomilk Arena, di kawasan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, pukul 19.00 WIB, Minggu (29/8/2021).

Baca juga: Widodo Cahyono Putro Ungkap Kunci Kemenangan Persita Atas Persipura

"Mungkin sepanjang perjalanan masih ada kerawanan apakah, antisipasi saja, ada orang yang lempar batu kan enggak ada yang tahu. Kita enggak boleh underestimate juga," ujar Edy melalui sambungan telepon, Sabtu (28/8/2021).

Selain itu, aparat juga mengantisipasi kedatangan penonton ke stadion.

Seperti diketahui, di tengah pandemi Covid-19, Liga 1 disepakati berjalan tanpa penonton, agar tidak menyebabkan klaster penularan Covid-19. 

"Antisipasi masih adanya mungkin sebagain suporter atau masyarakat yang ingin menonton, bagaimanapun kan kita cegah," jelas Edy.

Secara keseluruhan, terdapat 385 aparat gabungan yang akan turun mengamankan pertandingan Persiraja versus Bhayangkara FC.

Penempatan personel dari mulai yang terdekat dengan pertandingan sampai ke area sekitar stadion sudah ditetapkan.

Baca juga: BRI Liga 1 2021: Kemenangan Persita Tangerang Atas Persipura Jayapura Buat Kejutan

"Jadi gini, sesuai aturan dari panitia, dari Liga, dari PSSI, pengamanan dibagi menjadi 4 zona, zona 1, 2, 3, 4, untuk petugas polisi sendiri, zona 1 itu yang melekat di tepi lapangan sebanyak lima personel, kemudian di tribun VVIP 10 personel, terus kemudian di luar stadion, di pintu masuk stadion, di pintu keluar, kurang lebih 50 personel, selebihnya kami tempatkan di penggal-penggal jalan dan juga tim mobile tim preventif," kata Edy.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved