Breaking News:

Upaya Pemerintah Lawan Covid Dapat Bantuan Rusia, Bangun Pabrik Vaksin Sputnik V di Indonesia

Upaya pemerintah untuk melawan Covid-19 di tanah air semakin kuat usai mendapat dukungan dari Rusia.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Shutterstock by M-Foto
Ilustrasi vaksin Covid-19 - EUA Disetujui BPOM, Rusia Gandeng Fahrenheit Bangun Pabrik Sputnik V di Indonesia. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Upaya pemerintah untuk melawan Covid-19 di tanah air semakin kuat usai mendapat dukungan dari Rusia.

Hal itu terkait penggunaaan vaksin Covid-19 jenis Sputnik V asal Rusia.

Russian Direct Investment Fund (RDIF), pemegang lisensi vaksin Covi-19 Sputnik V asal Rusia telah menyatakan kesiapannya bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia melalui Kemenristek RI untuk memproduksi vaksin Sputnik di Indonesia.

Hal ini setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia mengeluarkan persetujuan penggunaan darurat (Emergency Use Authorization/EUA) untuk vaksin Covid-19 Sputnik V nomor EUA2160200143A1 dan EUA2160200143A2.

“BPOM memberikan Persetujuan Penggunaan Darurat (Emergency Use Authorization/EUA) untuk Sputnik V terbatas pada kondisi wabah pandemi untuk prevention of the newly discovered coronavirus infection (Covid-19) in adults over the age of 18, sesuai dengan hasil evaluasi terhadap data khasiat, keamanan dan mutu,” demikian bunyi keputusan BPOM yang ditanda tangani Kepala BPOM, Penny Lukito.

Baca juga: Hadir di 10 Lokasi, Cek Jadwal Mobil Vaksin Keliling di Jakarta Hari Ini, Sabtu 28 Agustus 2021

Penny menjelaskan, efek samping paling umum yang dirasakan ketika disuntik vaksin Sputnik V adalah gejala menyerupai flu (a flu-like syndrome).

Gejala itu ditandai dengan demam, menggigil, nyeri sendi (arthralgia), nyeri otot (myalgia), badan lemas (asthenia), ketidaknyamanan, sakit kepala, hipertermia, atau reaksi lokal pada lokasi injeksi.

“Sementara untuk efikasinya, data uji klinik fase 3 menunjukkan Vaksin Covid-19 Sputnik-V memberikan efikasi sebesar 91,6% (dengan rentang confidence interval 85,6% - 95,2%),” tutur Penny.

Ilustrasi vaksin covid-19
Ilustrasi vaksin covid-19 (Freepik)

Mengenal vaksin Sputnik V

Vaksin Sputnik V merupakan vaksin yang dikembangkan oleh The Gamaleya National Center of Epidemiology and Microbiology di Russia yang menggunakan platform Non-Replicating Viral Vector (Ad26-S dan Ad5-S).

Vaksin ini didaftarkan oleh PT Pratapa Nirmala (Fahrenheit) sebagai pemegang EUA dan bertanggung jawab untuk penjaminan keamanan dan mutu vaksin ini di Indonesia.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved