Cerita Kriminal

Kerap Dimarahi Buat Eko Sakit Hati Habisi Tante, Pelaku Sempat Hadiri Pemakaman Korban

Kerap dimarahi membuat Samsudin Eko Waluyo (45) nekat menghabisi nyawa tantenya sendiri Sugiati (53) di Kalimantan Selatan. Gara-gara sakit hati.

Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Yogi Jakarta
TRIBUNMEDAN
Ilustrasi pembunuhan. Kerap dimarahi membuat Samsudin Eko Waluyo (45) nekat menghabisi nyawa tantenya sendiri Sugiati (53) di rumah di Jalan Trasmigrasi Plajau Km 02 Desa Barokah, Kalimantan Selatan. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Kerap dimarahi membuat Samsudin Eko Waluyo (45) nekat menghabisi nyawa tantenya sendiri Sugiati (53) di rumah di Jalan Trasmigrasi Plajau Km 02 Desa Barokah, Kalimantan Selatan.

Jasad Sugiati ditemukan menantu dan anak korban bernama Trias dan Ida di kediaman korban pada Kamis (26/8/2021) sekitar pukul 18.30 Wita.

Saat itu anak dan menantu korban ingin menjemput Sugiati untuk diajak ke rumahnya karena korban sedang sakit.

Sementara itu pelaku bernama Samsudin Eko Waluyo (45) warga Asal Karang Anyar Jawa Tengah.

Jajaran unit resmob Polres Tanahbumbu diback up Resmob meringkus korban saat berada di Gang Veteran RT 7 RW 3 Desa Barokah Kecamatan Simpangempat Tanahbumbu.pada Sabtu (28/8/2021) pukul 02.00 wita.

Kapolres Tanbu AKBP Himawan Sutanto Saragih SIK melalui Kasi Humasnya, AKP H I Made, Sabtu (28/8/2021) membenarkan penangkapan pelaku pembunuhan di Jalan Transmigrasi Plajau KM 2 Desa Barokah Kecamatan Simpangempat itu.

Baca juga: Perkara Alat Vital Berubah Setelah Dipijat, Amarah Pasien Memuncak Habisi Kakek Tukang Urut

Kronologi

Tersangka pembunuhan baju biru saat diamankan polisi
Tersangka pembunuhan baju biru saat diamankan polisi (polres tanahbumbu via BanjamasinPost)

Peristiwa keponakan bunuh tante itu berawal saat Eko nekat menusuk korban hingga tewas gegara denam kerap dimarahi tantenya.

"Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku sakit hati karena sering dimarahi korban. Makanya nekat menusuk korban dan saat ini masih kami lakukan pemeriksaan intensif," ujar Kapolres Tanbu AKBP Himawan Sutanto Saragih SIK melalui Kasi Humasnya, AKP H I Made.

Anak korban Ida kaget melihat bercak darah saat masuk ke rumah korban.

Setelah diikuti bercak darah tersebut dari ruang depan sampai ke dapur dekat WC, Ida kaget melihat korban meninggal dunia dengan luka tusuk di bagian dada dan berlumur darah.

Baca juga: Kesal Alat Vitalnya Tak Sesuai Ekspektasi Usai Dipijat, Pria Habisi Tukang Urut Spesialis Kejantanan

Ida langsung berteriak memanggil suaminya sehingga korban pun langsung dibawa ke rumah sakit.

Namun sayangnya, korban sudah tidak bernyawa lagi.

"Dari lokasi kejadian, ditemukan barang bukti berupa pisau dapur berlumuran darah berjarak 3 meter dari lokasi korban, dan pisau yang masih menancap di tubuh korban sebagai petunjuk," jelas AKP Made.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved