Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangsel

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie Sebut PPKM Diperpanjang, Tetap Level 3

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie menuebut PPKM tetap akan diperpanjang, meskipun belum ada keputusan pemerintah pusat.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, di Kantor DPRD Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, Senin (30/8/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM, SETU - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di Tangerang Selatan (Tangsel) yang berlangsung sejak 24 Agustus berakhir hari ini, Senin (30/8/2021).

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie menuebut PPKM tetap akan diperpanjang, meskipun belum ada keputusan pemerintah pusat.

Bahkan orang nomor satu di Tangsel itu, memperkirakan, wilayah yang dipimpinnya tetap menerapkan PPKM level 3.

Pasalnya, positivity rate atau tingkat penularan Covid-19 Tangsel masih dibm atas 5%.

"Rasanya masih di level 3. Kenapa demikian karena positivity rate kita masih 5%, hampir 6%. Masih di atas standar WHO lah. Kalau yang lain-lain sudah bagus," ujar Benyamin di Kantor DPRD Tangsel, Jalan Raya Serpong, Setu.

Selain tingkat penularan, Benyamin menyebut indikator penanganan Covid-19 di wilayahnya sudah turun.

Bed occupancy rate (BOR) atau keterisian rumah sakit serta angka kematian sudah turun.

"Untuk BOR sendiri kita 32% sekarang, ICU sama Isolasi ya. Itu sudah 32%. Sudah turun jauh yang lain, kematian kita 2,4%, angka kesembuhan kita 96%. Bagus yang lain.
Tinggal positivity rate aja," ujar dia.

Seperti diketahui, pada penerapan PPKM level 3, masyarakat sudah mulai meluas ruang pergerakannya.

Mal sudah dibuka kembali, tentu dengan persyaratan protokol kesehatan ketat. Resepsi pernikahan sudah diizinkan dengan jumlah undangan terbatas.

Selain itu, sekolah tatap muka sudah diizinkan dan rumah ibadah boleh beroperasi dengan syarat jumlah jemaah hanya 50% kapasitas.

Benyamin akan menggalakkan tes Covid-19 demi menekan angka penularan.

"Saya tinggal menurunkan itu positivity rate dengan cara memperbanyak testing. Itu yang saya kejar," pungkas dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved