Breaking News:

Pemkot Jakarta Selatan Pantau Kesehatan Guru dan Siswa Selama Belajar Tatap Muka

Jika terdapat guru maupun siswa yang kurang sehat, lanjut Rachem, mereka lebih dulu disarankan ke Unit Kesehatan Sekolah (UKS)

TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
SMK Negeri 32 Tebet, Jakarta Selatan menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, Senin (30/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Kasudin Pendidikan Jakarta Selatan 2 Abd Rachem memastikan akan terus memantau kondisi kesehatan guru dan siswa selama pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di sekolah.

Rachem menjelaskan, pemantauan kondisi kesehatan itu bakal dilakukan secara rutin setiap hari.

"Kami berkoordinasi dengan lintas sektor, kesehatan guru dan siswa di kontrol setiap hari," kata Rachem saat dihubungi, Rabu (1/9/2021).

Jika terdapat guru maupun siswa yang kurang sehat, lanjut Rachem, mereka lebih dulu disarankan ke Unit Kesehatan Sekolah (UKS).

Namun, jika mereka menunjukkan gejala Covid-19, sekolah tersebut bakal distrelisasi dan PTM dihentikan sementara.

"Kalau ada yang terindikasi, kita akan menyemprotkan disinfektan dan pembelajaran dihentikan 3 hari," ujar Rachem.

Baca juga: Cerita Siswa di Jakarta Timur Jalani Hari Pertama Pembelajaran Tatap Muka

Sejauh ini, Rachem mengatakan tidak ada kendala selama digelarnya PTM.

Sebab, ia menilai sarana dan prasarana terkait protokol kesehatan di sekolah sudah lebih dulu disiapkan.

"Karena sudah disiapkan sejak dini, mulai dari sarana prasana, modul, keterlibatan orangtua dan wali murid. Di situ juga ada surat dari orangtua bahwa anak siap mengikuti pembelajaran (tatap muka)," tutur dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved