Breaking News:

Cerita Kriminal

Terungkap dari Laporan Artis GGS, Pencatut Nama Jokowi Habiskan Uang Penipuan untuk Traveling

Aksi penipuan pelaku berinisial AH itu terungkap setelah dilaporkan artis sinetron Ganteng-ganteng Serigala (GGS), Fahri Azmi ke polisi.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Dok. Polres Metro Jakarta Barat
Polisi saat menginterogasi penipu yang mencatut nama Presiden Jokowi. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Mengaku sebagai calon menteri, seorang pria pencatut nama Presiden Joko Widodo menipu seorang artis dengan alasan butuh uang untuk menebus adiknya yang mendekam di penjara.

Aksi penipuan pelaku berinisial AH itu terungkap setelah dilaporkan artis sinetron Ganteng-ganteng Serigala (GGS), Fahri Azmi ke Polres Metro Jakarta Barat.

Korban mengaku kehialngan uang Rp 75 juta karena termakan rayuan dan modus dari pelaku yang mencatut nama Presiden Jokowi.

Alhasil, tak lama kemudian polisi meringkus AH di Palembang, Sumatera Selatan.

Rupanya, pelaku memang begitu niat dalam setiap melakukan penipuannya yang mencatut nama Presiden Jokowi.

Baca juga: Mantan Ajudan Jokowi Jadi Korban Pemerasan AS, Ini Sosoknya: Masuk Golongan Pejabat di Solo

Hal itu terlihat dari ditemukannya dokumen dokumen dan stempel palsu dari lembaga tinggi negara saat polisi menggeledah pelaku.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Ady Wibodo memastikan kasus yang dilakukan AH ini adalah murni penipuan dan penggelapan.

"Ada upaya dari pelaku AH yang berhasil mencitrakan diri menjadi seseorang yang penting dia mengaku dia salah satu orang kepercayaan atau utusan presiden " ujar Ady saat merilis kasus itu secara virtual, Selasa (31/8/2021).

Penipu Pencatut nama Jokowi saat ditangkap Polres Metro Jakarta Barat.
Penipu Pencatut nama Jokowi saat ditangkap Polres Metro Jakarta Barat. (Dok. Polres Metro Jakarta Barat)

Ady menuturkan, untuk meyakinkan para korbannya, pelaku telah membekali aksinya dengan selalu membawa dokumen-dokumen penting yang dilengkapi stempel lembaga tinggi negara yang ternyata dibuatnya sendiri.

"Ada beberapa dokumen, seperti dari Mensetneg ini ada tanda tangan dari bapak Mensetneg.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved