Antisipasi Virus Corona di Tangerang

2 Ribu Guru SD di Kota Tangerang Belum Divaksinasi Covid-19, Sebagian Besar Ditolak Puskesmas

Kabid Pembinaan SD Dindik Kota Tangerang Helmiati mengungkapkan, 2.000 guru SD Negeri itu belum divaksin karena banyak faktor seperti komorbid.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFEDA
Pelajar jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Tangerang yang menjalani vaksinasi Covid-19 untuk mendukung Pembelajaran Tatap Muka (PTM), Kamis (2/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Ada ribuan guru sekolah dasar (SD) di Kota Tangerang yang belum divaksin Covid-19.

Menurut catatan Dinas Pendidikan Kota Tangerang, ada sekira 2.000 guru SD di wilayahnya yang belum divaksin sampai Selasa (31/8/2021).

Kabid Pembinaan SD Dindik Kota Tangerang Helmiati mengungkapkan, 2.000 guru SD Negeri itu belum divaksin karena banyak faktor seperti komorbid.

"Jadi kan yang belum sebetulnya karena sebagian besar ditolak puskesmas karena tensi yang tinggi dan ada yang guru komorbid," jelasnya kepasa awak media, Kamis (2/9/2021).

Pihaknya saat ini tengah mendata jumlah guru komorbid.

Kemudian yang terpaksa menunda vaksinasinya karena tidak lolos screening.

Menurutnya, Dindik Kota Tangerang sedang mendorong guru yang belum divaksin untuk segera disuntuk demi penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Baca juga: Baru Sehari Sekolah Tatap Muka Digelar, Puluhan Pelajar Jakarta dan Tangerang Tawuran Bawa Celurit

Tapi, ada sekira 7.000 guru SD Negeri yang telah menerima vaksin Covid-19.

Sebagai informasi, sebanyak 8.632 pelajar di Kota Tangerang mulai disuntikan vaksin Covid-19 jenis Pfizer di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (1/9/2021).

Dari pantauan langsung di lokasi, ribuan pelajar tersebut sudah antre dari pukul 07.00 WIB untuk menerima dosis pertama vaksinasi Covid-19.

Tenda BPBD Kota Tangerang pun sudah dibangun untuk dijadikan tempat menunggu giliran disuntik.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Dini Anggraeni mengatakan, 8.632 pelajar tersebut datang dari jenjang SMP dan SMA.

"Ini ada 8.632 per hari ini. Sekolahnya banyak, ada yang setingkat SMP ada SMA. Vaksinnya pakai jenis Pfizer," ujar Dini di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved