Duka Moeldoko Antar Jenazah Kakak ke Pusara di Serpong Utara: Beliau Berikan Kontribusi Luar Biasa

Moeldoko, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanjung, kawasan Pondok Jagung, Serpong Utara, Kamis (2/9/2021).

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Wahyu Aji
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Thohir
Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanjung, kawasan Pondok Jagung, Serpong Utara, Kamis (2/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG UTARA - Suasana haru terasa pada prosesi pemakaman Nany Sufiani, kakak Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko.

Almarhumah Nany dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanjung, Pondok Jagung, Serpong Utara, Kamis (2/9/2021).

Di bawah rindangnya pohon, Moeldoko menyaksikan penguburan kakak yang dianggapnya sangat berjasa itu. 

Moeldoko tidak akan pernah lupa jasa Nany dan suaminya, Mayor (Kav) Syaiful Sabar.

Keduanya adalah orang yang membinanya sampai akhirnya masuk Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Baca juga: Moeldoko Bantah Tudingan Pemerintah Diskriminatif Wajibkan Warga Suntik Vaksin Covid-19

Pejabat yang kerap dipercaya berbicara mewakili Istana ini hanya diam seribu bahasa di depan pusara sang kakak.

Meski tak meneteskan air mata, namun Panglima TNI tahun 2013-2015 itu jelas merasa kehilangan. 

Moeldoko tumbuh di keluarga besar sebagai bungsu dari 12 bersaudara.

Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanjung, kawasan Pondok Jagung, Serpong Utara, Kamis (2/9/2021).
Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanjung, kawasan Pondok Jagung, Serpong Utara, Kamis (2/9/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR)

Ia bercerita begitu dekat dengan Nany, kakak kesembilan.

"Memberi kontribusi luar biasa ya, pada saat saya kecil, beliau yang membina saya. Sampai dengan saya SMA juga membina," ujar Moeldoko.

"Almarhum suaminya itu yang melatih saya secara fisik untuk disiapkan menjadi taruna."

"Beliau waktu itu menjadi pelatih di kavaleri, sehingga kehidupan saya banyak diwarnai dalam membangun kekuatan agar bisa masuk tentara waktu itu ya," imbuh dia\.

Bagi Moeldoko, Nany sosok yang sangat penyayang.

Baca juga: Viral Poster Deklarasi Puan Maharani-Moeldoko Jadi Capres dan Cawapres 2024, Begini Komentar PDIP

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved