Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Vaksinasi Pelajar Kota Tangerang Membludak, Dalam 90 Menit Ada 1.100 Orang Disuntik

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengaku kalau hari kedua vaksinasi pelajar di kantornya itu berlangsung cukup antusias.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Antrean pelajar Kota Tangerang di kantor Wali Kota Tangerang untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19, Kamis (2/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Lagi-lagi terjadi vaksinasi Covid-19 untuk pelajar di Kota Tangerang menyebabkan antrean yang sangat mengular di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (2/9/2021).

Antrean terjadi mulai dari Gedung MUI Kota Tangerang yang hingga siang ini masih belum terurai.

Ribuan pelajar tersebut berniat untuk mendapatkan vaksin jenis Pfizer demi Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Sehingga antusiasnya sangat membludak memenuhi Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

"Saya datangnya kesiangan, antrenya sudah panjang banget, tadi pas masuk gedung kirain langsung vaksin eh ternyata antre lagi di dalem," tutur Intan seorang pelajar SMA di Kota Tangerang.

Dia pun mengaku sudah sarapan yang cukup di rumah.

Kemudian minum vitamin dan membawa bekal air putih untuk persiapan vaksinasi hari ini. 

Sementara, antrean vaksinasi di Pelataran Pemkot Tangerang diawasi ketat.

Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka, 8 Ribu Pelajar Kota Tangerang Divaksin Pakai Pfizer

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengaku kalau hari kedua vaksinasi pelajar di kantornya itu berlangsung cukup antusias.

Bahkan, dalam satu setengah jam atau 90 menit, sudah ada 1.100 pelajar yang tervaksinasi.

"Hari ini targetnya sekitar 7.500 pelajar, pagi ini baru satu setengah jam saja sudah tervaksinasi 1.100 pelajar," ungkap Arief

Menurutnya, Dinas Pendidikan Kota Tangerang sedang mempersiapkan pelaksanaan pembelajaran tatap muka di Kota Tangerang.

"Kemarin saya meninjau pelaksanaan PTM untuk Sekolah Dasar di Jakarta, di Jakarta pun masih tahap penyesuaian karena memang anak-anak sudah lebih satu setengah tahun tidak belajar tatap muka," pungkas Arief.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved