Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Wagub DKI Heran 40 Persen Pegawai Transjakarta Belum Divaksin

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku baru mengetahui belum semua pegawai Transjakarta mendapat vaksin Covid-19.

TribunJakarta.com/Bima Putra
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat berbincang dengan pelajar peserta vaksinasi Covid-19 di SMKN 24, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (4/8/2021). 

Diberitakan sebelumnya, anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Eneng Malianasari, mengatakan pegawai PT Transjakarta belum seluruhnya mendapat vaksinasi Covid-19

Hal ini terungkap pada rapat di DPRD DKI Jakarta, baru 60 persen pegawai Transjakarta yang telah mendapatkan vaksinasi Covid-19.

"Aturan ganjil-genap membuat masyarakat berbondong-bondong pindah ke transportasi umum, sehingga jumlah penumpang meningkat dan berdesakan di dalam bus," jelas Eneng, kepada Wartawan, Rabu (1/9/2021).

Transjakarta tetap beroperasi melayani penumpang selama masa PPKM Darurat. Syaratnya calon penumpang menunjukkan STRP.
Transjakarta tetap beroperasi melayani penumpang selama masa PPKM Darurat. Syaratnya calon penumpang menunjukkan STRP. (TribunJakarta/Pebby Ade Liana)

"Jangan sampai kendaraan pribadi dibatasi, tapi bus Transjakarta malah menjadi klaster penyebaran virus karena petugasnya tidak divaksin," lanjut Eneng. 

Padahal, Pemerintah DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Anies Baswedan mewajibkan penumpang Transjakarta divaksinasi Covid-19.

"Bagaimana bisa menuntut seluruh penumpang sudah wajib vaksin, tapi sebaliknya pekerja yang bertugas justru belum terlindungi vaksin," tegas Eneng.

"Seharusnya pelayan publik menjadi contoh dan kalau bisa mendekati seratus persen tervaksin," lanjutnya.

Baca juga: Ada di 8 Lokasi, Cek di Sini Jadwal Mobil Vaksin Keliling Kamis 2 September 2021

Dia menuturkan, kebijakan wajib vaksinasi di sektor transportasi umum tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) DKI Jakarta, Nomor 974 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 Covid-19 yang ditetapkan pada 10 Agustus lalu

"Di situ tertulis syarat vaksinasi ditujukan kepada pengendara, petugas, dan pengguna," tambah Eneng.

"Jadi tidak ada lagi alasan petugas TransJakarta belum divaksin," lanjut Eneng.

Menurutnya, vaksinasi petugas Transjakarta sangat penting karena petugas kontak langsung dengan kerumunan penumpang di halte dan bus.

"Mereka memiliki risiko tinggi untuk tertular dan menulari virus," tutup dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved