Breaking News:

Skandal Oknum KPI Pusat

Kuasa Hukum Pegawai KPI Punya Bukti Rekaman saat Para Pelaku Melecehkan Korban

MS, pegawai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat selaku korban perundungan berharap para terduga pelaku mengakui kesalahannya.

Komisi Penyiaran Indonesia
Logo Komisi Penyiaran Indonesia. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat 

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - MS, pegawai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat selaku korban perundungan berharap para terduga pelaku mengakui kesalahannya.

"Kalau intinya, klien kami ini berharap pelaku mengakui kesalahannya," kata Kuasa Hukum MS, Okto Halawa, kepada Wartawan, Jumat (3/9/2021).

Okto, sapaannya, mengklaim pihaknya memiliki rekaman terduga pelaku yang merundung MS.

Namun, kata dia, hal tersebut tidak dapat ditunjukkan kepada publik.

"Itu tidak boleh juga, saya masih jadikan (rekaman) itu privasi," ucap Okto.

Dia menuturkan, awal mula MS dirundung rekan kerjanya yakni sejak 2012.

"Klien kami ini orangnya kan tidak mau neko-neko. Ya, lurus-lurus saja, mungkin teman-teman lain yang membuat dia di-bully," ujar dia.

Baca juga: KPI Membebastugaskan Para Terduga Pelaku Perundungan Terhadap Rekan Kerja

Ketua KPI Pusat, Agung Suprio, mengatakan telah membebastugaskan para terduga pelaku perundungan sesama rekan kerjannya.

"Membebastugaskan terduga pelaku dari segala kegiatan KPI Pusat dalam rangka memudahkan proses penyelidikan pihak kepolisian," kata Agung, saat dikonfirmasi, Jumat (3/9/2021).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved