Breaking News:

Jabat Ketua, Anies Baswedan Sampaikan 6 Agenda Pembahasan Mayor Summit U20 Tahun 2022

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan gagasan terkait tantangan selama pandemi Covid-19 dan krisis iklim yang membutuhkan perhatian khusus.

Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Yogi Jakarta
PPID Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menghadiri secara virtual acara U20 Mayor Summit 2021 bersama para pemimpin G20 pada Jumat (3/9/2021) malam lalu. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyampaikan gagasan terkait tantangan selama pandemi Covid-19 dan krisis iklim yang membutuhkan perhatian khusus.

Hal itu dikatakan Anies saat menghadiri secara virtual acara U20 Mayor Summit 2021 bersama para pemimpin G20 pada Jumat (3/9/2021) malam lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Anies Baswedan juga menyampaikan enam fenomena menarik yang terjadi di perkotaan pascapandemi, yang akan menjadi agenda diskusi pada Mayor Summit U20 tahun depan.

Untuk diketahui, Kota Jakarta akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan U20 tahun 2022 yang akan mengambil tema "Recover Together, Recover Stronger" dimana Anies Baswedan menjadi Ketua U20.

Pertama, kebutuhan akan perumahan yang menunjang produktivitas penghuninya dengan harga terjangkau.

Baca juga: Disindir Ahli Nujum, Politisi Gerindra Akui Main Cantik 7 Fraksi Temui Anies Langsung di Rumah Dinas

"Tren global menunjukkan meningkatnya permintaan untuk memiliki rumah yang tidak hanya mampu menjaga kesehatan penghuninya, tetapi juga cocok untuk menunjang produktivitas. Hal ini karena semakin banyak orang yang memutuskan untuk terus bekerja dari rumah. Jadi perumahan semacam ini pasti harus terjangkau," jelas Gubernur Anies dalam keterangan tertulis.

Kedua adalah masa depan industri properti. Diketahui, kontribusi sektor properti di kawasan perkotaan di seluruh dunia menurun sebanyak 29% pada tahun 2020.

Baca juga: Kabar Anies Baswedan Kumpulkan 7 Fraksi Soal Interpelasi, Gerindra Klarifikasi: Itu Keliru

Kemudian, pemandangan kantor-kantor yang kosong, kini tidak jarang terlihat termasuk di Jakarta.

Untuk itu, perlu dipikirkan kembali masa depan industri properti di kota-kota di seluruh dunia.

Kemudian yang ketiga adalah tentang akses mobilitas berkelanjutan untuk semua orang.

Baca juga: Kabar Anies Baswedan Kumpulkan 7 Fraksi Soal Interpelasi, Gerindra Klarifikasi: Itu Keliru

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved