Breaking News:

Kerumunan di Holywings Kemang

Lebih dari Sekali Langgar Prokes, Izin Holywings Kemang Terancam Dicabut dan Bisa Kena Sanksi Pidana

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria buka suara soal penutupan restoran dan kafe Holywings Kemang, Jakarta Selatan.

ISTIMEWA
Petugas Satpop PP saat mendatangi tempat hiburan malam Holywings - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria buka suara soal penutupan restoran dan kafe Holywings Kemang, Jakarta Selatan. 

Tempat hiburan itu melanggaran kerumunan dan buka hingga Minggu (5/9/2021) dini hari.

Melalui akun instagram resminya, Satpol PP DKI memberikan sanksi berupa penutupan sementara selama tiga hari.

"Tempat usaha Holywings Kemang dikenakan sanksi penutupan sementara 3x24 jam setelah ditemukan terjadi pelanggaran ketentuan PPKM Level 3," tulisnya dikutip TribunJakarta.com, Senin (6/9/2021).

Selama masa PPKM Level 3, sejumlah aturan memang dilonggarkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat ditemui di Balai Kota, Rabu (25/8/2021).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat ditemui di Balai Kota, Rabu (25/8/2021). (TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci)

Restoran yang tadinya hanya boleh melayani makan di tempat atau dine in hingga pukul 20.00 WIB, kini waktunya diperpanjang hingga 21.00 WIB.

Namun, bukannya mematuhi aturan yang dibuat mas Anies, Holywings Kemang justru buka hingga tengah malam.

Dari video yang beredar di sosial media, para anak baru gede (ABG) justru asyik nongkrong tanpa menghiraukan protokol kesehatan.

Kegiatan operasi yustisi rapid tes di Holywings Caffe Summarecon Bekasi yang dilakukan Satgas Covid-19 Kota Bekasi, Kamis (3/12/2020) malam.
Kegiatan operasi  Holywings.

Holywings Kemang pun tampak penuh sesak dipadati pengunjung tanpa adanya jaga jarak.

Sesuai dengan Perda DKI Nomor 2 Tahun 2020 dan Pergub Nomor 3 Tahun 2021, kini izin usaha Holywings Kemang terancam dicabut.

"Sanksi pembekuan izin usaha akan diberlakukan kepada manajemen Holywings apabila kembali ditemukan melakukan pelanggaran ketentuan usaha di masa pandemi," ujarnya.

Satpol PP DKI pun mengajak masyarakat turut berperan aktif dalam menjalankan protokol kesehatan demi memutus mata rantai penularan Covid-19.

"Mohon kesadaran kepada semua pihak pelaku usaha untuk bersama mematuhi ketentuan dalam pengendalian penyebaran Covid-19 di ibu kota," ucapnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved