Breaking News:

Pembelajaran Tatap Muka

Puluhan SMP di Tangsel Belum Layak Gelar Pembelajaran Tatap Muka, Begini Penjelasan Wali Kota

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar sekolah tatap muka untuk tingkat SMP hari ini, Senin (6/9/2021).

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Wahyu Aji
Puluhan SMP di Tangsel Belum Layak Gelar Pembelajaran Tatap Muka, Begini Penjelasan Wali Kota
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, usai meninjau PTM di SMPN 8 Tangsel, Jalan Raya Serpong, Setu, Senin (6/9/2021).

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir 

TRIBUNJAKARTA.COM, SETU - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar sekolah tatap muka untuk tingkat SMP hari ini, Senin (6/9/2021).

Namun ternyata, belum semua SMP di Tangsel layak dan diizinkan menggelar tatap muka.

Dari 205 SMP, ada 37 sekolah yang belum memenuhi syarat menggelar sekolah tatap muka.

"Kebijakan yang kami ambil di Tangsel untuk pembelajaran tatap muka (PTM) minggu ini kita awali dari tingkat SMP dulu baik negeri maupun swasta. Sudah terdaftar mengisi dapodik itu untuk awal ini 168 SMP," ujar Benyamin, usai meninjau PTM di SMPN 8 Tangsel, Jalan Raya Serpong, Setu.

Benyamin menjelaskan, setiap sekolah harus mengisi data pokok pendidikan (dapodik) sebagai asesmen perizinan PTM.

Isinya terjait berbagai prasyarat sekolah dalam hal menyediakan sarana-prasarana protokol kesehatan dan administrasi lainnya.

"Mereka, kan jauh sebelum ini, sekolah-sekolah mengisi dapodik sebelumnya, daftar periksa yang langsung ke Kementerian Pendidikan, itu ada beberapa item yang harus diisi, yang lain belum siap. Dari 205, dikurangi 168, sekitar 37 sekolah (belum siap PTM)," ujar Benyamin.

Baca juga: Tinjau Belajar di SMPN 8 Tangsel, Wali Kota Temukan 150 Siswa Belum Divaksin Covid-19

Menurut Benyamin, kendala sekolah yang belum lolos asesmen PTM itu bermacam-macam, tidak hanya terkait penyediaan fasilitas protokol kesehatan. 

"Macam-macam, ada yang administrasi, ada yang apa, segala macam," ujar dia.

Orang nomor satu di Tangsel itu ingin semua sekolah siap menggelar PTM dengan protokol kesehatan ketat.

"Di Dindik menempatkan satu orang pengawas untuk beberapa sekolah nanti laporannya dari sana. Saya ingin semuanya siap, ingin secepatnya semuanya siap. Tapi dengan proses 50% dulu aja ya murid-muridnya," pungkas Benyamin.

Baca juga: Hari Pertama Siswa SMPN 8 Tangerang Selatan Belajar Tatap Muka, Suasana Kaku dan Hening

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved