Breaking News:

Rebutkan Rp 20 Juta, 1.013 Warga Banten Ikut Sayembara Desain Tugu Pamulang

1.013 warga Banten mengikutinya sayembara desain Tugu Pamulang yang diadakan Gubernur Banten, Wahidin Halim.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Kondisi Tugu Pamulang di Bundaran Pamulang, Jalan Siliwangi, Kecamatan Pamulang, Tangsel, Rabu (14/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir 

TRIBUNJAKARTA.COM, PAMULANG - Sebanyak 1.013 warga Banten mengikutinya sayembara desain Tugu Pamulang yang diadakan Gubernur Banten, Wahidin Halim.

Total hadiahnya sebesar Rp 20 juta.

Hal itu diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Arlan Marzan, saat dihubungi Senin (6/9/2021).

Saat ini, para peserta yang sudah terdaftar mulai mengirimkan karya desain tugu yang berlokasi di Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel) itu.

Baca juga: Gubernur Banten Gelar Sayembara Desain Tugu Pamulang, Hadiahnya Rp 20 Juta

Seperti diketahui, peserta sayembara harus warga Banten, dibuktikan renang KTP.

"Sayembara tugu pamulang itu kita sudah ada 1.013 peserta sekarang sudah masuk sampai tanggal 15 itu tahapan masukan hasil karya," ujar Arlan.

Unggahan sayembara desain Tugu Pamulang pada akun @wh_wahidinhalim pada Rabu (11/8/2021).
Unggahan sayembara desain Tugu Pamulang pada akun @wh_wahidinhalim pada Rabu (11/8/2021). (ISTIMEWA)

Menurut poster yang diunggah Gubernur Wahidin, pengumpulan karya berlangsung sampai 10 September 2021.

Lalu proses penjurian selama sepekan, dan pemenangnya diumumkan pada 17 September 2021.

Penjurian akan dilakukan oleh arsitek profesional Agung Nugraha, Eden Gunawan dari Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Banten dan Budayawan Mufti Ali.

Baca juga: Babak Baru Tugu Pamulang, Batal Dibongkar, Sayembara Tertunda Hingga Hadiahnya yang Kecil

Sedangkan, Arlan mengatakan, pengumpulan karya sampai 15 September 2021.

"Kita kan hasil karya sampai tanggal 15 itu ada tahapan penjurian selama tujuh hari habis itu baru diumumkan," ujar Arlan.

Sementara, kondisi Tugu Pamulang tidak ada yang berubah. Masih berdiri tegak dan ditutupi seng. Hanya saja, sengnya sudah penuh coretan aksi vandalisme.

Baca juga: Sayang Uang Rp 300 Juta, Pemprov Banten Batal Bongkar Tugu Pamulang

Arlan mengatakan, revitalisasi Tugu Pamulang baru akan dikerjakan pada Oktober 2021 mendatang, menggunakan desain hasil sayembara.

"Nanti sayembara selesai hasilnya kita buat desainnya langsung mungkin di akhir Oktober kita lakukan perbaikan renovasinya. Menyesuaikan dengan desain," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved