Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangsel

Senang Bisa Kembali ke Sekolah, Siswa SMAN 2 Tangsel ini Mengaku Kesulitan Belajar Online

Siswa SMAN 2 Tangsel sudah mulai masuk ke kelas, namun hanya untuk pembinaan tata tertib baru

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Erik Sinaga
Senang Bisa Kembali ke Sekolah, Siswa SMAN 2 Tangsel ini Mengaku Kesulitan Belajar Online
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Maritza Anindita dan Nadia Veronica, dua siswa kelas XII SMAN 2 Tangsel, Senin (6/9/2021).

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SETU - Selain tingkat SMP, SMA di Tangerang Selatan (Tangsel) juga sudah mulai membuka sekolah bagi siswa-siswanya, hari ini, Senin (6/9/2021).

Siswa SMAN 2 Tangsel sudah mulai masuk ke kelas, namun hanya untuk pembinaan tata tertib baru berdasarkan protokol kesehatan.

Kendati demikian, kembali ke sekolah sudah menjadi angin segar bagi Maritza Anindita dan Nadia Veronica, dua siswa kelas XII SMAN 2 Tangsel yang saling bersahabat itu.

Maritza mengaku belajar di kelas jauh lebih mudah dimengerti dari pada belajar online seperti yang dilakukan hampir dua tahun belakangan ini akibat pandemi Covid-19.

Baca juga: Ini Kondisi Penanganan Covid-9 di Tangsel, Benyamin Harap Bisa Terapkan PPKM Level 2

"Kalau offline lebih ngerti sih, tapi hari ini baru pembinaan. Baru mulai dua minggu lagi. Tentang protokol, tentang jadwalnya," kata Maritza.

Maritza tidak memungkiri kekhawatirannya terpapar Covid-19 ketika berada di satu ruangan bersama banyak orang.

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie tinjau PTM di SMPN 8 Tangsel, Jalan Raya Serpong, Muncul, Setu. Tangsel, Senin (6/9/2021).
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie tinjau PTM di SMPN 8 Tangsel, Jalan Raya Serpong, Muncul, Setu. Tangsel, Senin (6/9/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR)

Namun menurutnya, protokol kesehatan yang diterapkan sudah cukup aman.

"Ada sih kekhawatiran, tapi karena di kelas social distancing juga kan, jadi enggak apa-apa," ujarnya.

Terlebih, suasana menyenangkan di sekolah juga terasa dengan kembalinya bertemu dengan teman-teman.

Baca juga: Puluhan SMP di Tangsel Belum Layak Gelar Pembelajaran Tatap Muka, Begini Penjelasan Wali Kota

"Seru sih, situasinya beda kan, sudah lama juga enggak ketemu teman," pungkas Maritza.

Begitu juga Nadia, ia merasa kembali ke sekolah adalah kesempatan belajar lebih leluasa.

Ia merasa selama kelas XI belajar online, sedkit pelajaran yang bisa diterima dengan baik.

Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka untuk Siswa SMP di Tangsel Dimulai 6 September 2021

"Seru sih, kangen banget. Harapan aku, aku lengin lebih ngerti lagi, karena sudah kelas XII kan. Soalnya pas kelas XI juga kurang ngerti gitu. Mau nanya juga jaringannya jelek."

"Apa lagi jalau koneksinya bermasalah, ketinggalan banget. Apa lagi aku kan di IPA kan ya," kata Nadia.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved