Breaking News:

Cerita Kriminal

Tak Terima Disebut Bau Badan, Teknisi CCTV Tega Habisi Nyawa Teman Kencan di Hotel Picasso Cilandak

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Andriansyah membeberkan motif pria berinisial HA (21) menghabisi nyawa perempuan berinisial LD (21).

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Polisi menunjukkan barang bukti kasus pembunuhan di Hotel Picasso Inn, Cilandak, saat konnferensi pers di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (6/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Andriansyah membeberkan motif pria berinisial HA (21) menghabisi nyawa perempuan berinisial LD (21).

Perisitiwa pembunuhan itu terjadi di Hotel Picasso Inn, Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (4/9/2021) dini hari.

Azis mengungkapkan, pelaku merasa tersinggung karena disebut bau badan oleh korban.

"Adapun motif dari pelaku melakukan kejahatan tersebut adalah merasa tersinggung dan emosi karena dikatakan bahwa badannya bau dan kotor," ujar Azis saat merilis kasus ini di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (6/9/2021).

Azis mengatakan, pelaku dan korban sebelumnya tidak saling mengenal.

Gerak-gerik pelaku pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial LD (21) di Hotel Picasso Inn, Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan terekam CCTV.
Gerak-gerik pelaku pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial LD (21) di Hotel Picasso Inn, Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan terekam CCTV. (ISTIMEWA)

Mereka baru berkenalan melalui aplikasi MiChat, yang dilanjutkan dengan kencan di Hotel Picasso Inn, Cilandak.

"Yang pertama tidak ada hubungan  sama sekali sebelumnya. Namun berhubungan melalui aplikasi MiChat, janjian dan kemudian bertemu pada malam hari itu dan bertemu untuk pertama kalinya," ungkap Azis.

Baca juga: Gerak-gerik Pelaku Pembunuh Perempuan di Hotel Picasso Inn Terekam CCTV, Bawa Ini Saat Keluar Kamar

Berdasarkan hasil pemeriksaan, jelas Azis pelaku berprofesi sebagai pekerja serabutan, termasuk menjadi teknisi CCTV.

"Pelaku profesinya freelance ya, namun serabutan. Dia menyatakan dia juga teknisi dari CCTV maupun cyber optic," kata dia.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved