Tim Jaguar Ringkus 4 Remaja Boncengan 1 Motor di Cimanggis, Dua Buah Sajam Turut Diamankan

Tim Jaguar Polres Metro Depok mengamankan empat remaja yang berboncengan satu motor di Jalan Gas Alam, Cimanggis, Kota Depok,

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Wahyu Aji
Tim Jaguar Polres Metro Depok
Empat remaja yang kedapatan membawa senjata tajam diamankan Tim Jaguar Polres Metro Depok, Senin (6/9/2021) dini hari. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, CIMANGGISTim Jaguar Polres Metro Depok mengamankan empat remaja yang berboncengan satu motor di Jalan Gas Alam, Cimanggis, Kota Depok, dini hari tadi.

Dari tangan empat remaja ini, petugas juga menemukan dua buah senjata tajam berjenis samurai dan gergaji yang telah dimodifikasi.

Kepala Tim Jaguar Polrestro Depok, Iptu Winam Agus, mengatakan, empat remaja ini berhasil diamankan pihaknya setelah menerima laporan dari masyarakat setempat.

“Jadi Jaguar melaksanakan patroli yang ditingkatkan untuk antisipasi kejahatan jalanan dan curanmor. Saat melintas di Jalan Gas alam, ada laporan sekelompok warga bahwa ada satu motor bonceng empat, dan dua diantaranya diduga membawa senjata tajam,” ujar Winam saat dikonfirmasi wartawan, Senin (6/9/2021).

Menindaklanjuti laporan tersebut, Winam mengatakan pihaknya pun segera mencari keberadaan empat remaja ini bersama dengan warga sekitar, hingga akhirnya ditemukan di Jalan Gas Alam.

Saat hendak diamankan, dua dari empat remaja ini terlihat membuang senjata tajam tersebut.

“Mungkin mereka tahu kalau kita kejar, dua orang penumpangnya membuang sesuatu, lalu mereka bisa kita amankan. Dan kami berikut warga mencari benda yang dibuang tersebut,” ungkapnya.

Baca juga: Berkenalan dengan Iptu Winam, Komandan Tim Jaguar yang Taklukan Preman Kampung Palak Kafe Ucok Baba

“Setelah kita temukan ternyata dua buah sajam, terbuat dari gergaji yang dibelah dua, lanjut kita serahkan ke Polsek Cimanggis,” timpalnya lagi.

Terakhir, Winam berujar para remaja ini mengaku membawa senjata tajam untuk menjaga diri.

“Ngakunya buat jaga-jaga apabila ketemu lawan tawurannya. Namun kan bisa saja senjata tajam tersebut buat kejahatan, apabila ada kesempatan,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved