Pemkot Bekasi 2021

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Pantau Kegiatan Belajar Tatap Muka di Sejumlah Sekolah

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi memantau kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di sejumlah sekolah

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat meninjau PTM terbatas di SMP Negeri 2 Kota Bekasi, Senin (6/9/2021).  

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi memantau kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di sejumlah sekolah di wilayah setempat, Senin (6/9/2021).

Pria yang akrab disapa Pepen ini menyambangi sekolah dengan didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatullah, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.

Pemantauan dilakukan di SMP Negeri 4 Kota Bekasi, SMP Negeri 9, SMP Negeri 2 Kota Bekasi serta beberapa sekolah sebagai bentuk monitoring pelaksanaan PTM terbatas.

Di SMP Negeri 2 Kota Bekasi misalnya, Pepen datang mengecek proses pembelajaran serta menilai sarana dan prasarana sekolah penunjang protokol kesehatan (prokes).

"Saya mengecek langsung proses perjalanan ya, pelaksanaan PTM kalau saya lihat SMP Negeri 2 ini ruangan cukup representatif," kata Pepen.

Dia mengingatkan, guru harus benar-benar mengawasi aktivitas siswa di dalam sekolah. Jangan sampai, siswa bekerumun terutama di jam istirahat.

"Halaman (sekolah) juga luas kalaupun terjadi istirahat karena dalam masih kondisi ini (pandemi) jangan sampai terjadi berkerumun," terang dia.

Baca juga: 63 Ribu Pelajar di Kota Bekasi Telah Divaksin Covid-19

Kepala sekolah lanjut dia, memiliki kebijakan internal. Perannya harus mengatur sedemikian rupa kegiatan PTM berjalan sesuai aturan yang sudah ditetapkan.

"Proses perjalanan di internal dalam itu kebijakan kepsek mengatur kalaua kapasitas 40 siswa (per kelas) bikin 20 terus kalau nanti ruang kelas terbatas dibanding siswa ya diatur sedemikian rupa," jelas dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatulah mengatakan, PTM terbatas di Kota Bekasi sudah berjalan sejak Rabu (1/9/2021) secara bertahap.

PTM terbatas diawali untuk tingkat SMP sederajat, sebanyak 139 sekolah negeri dan swasta telah berjalan.

Selanjutnya, PTM terbatas dilanjutkan untuk pelajar tingkat SD sederajat yang dibuka hari ini, Senin (6/9/2021) sebanyak 611 sekolah negeri dan swasta telah berjalan.

Baca juga: Mulai Hari Ini, Pelajar SD Sederajat di Kota Bekasi Mulai Lakukan Pembelajaran Tatap Muka

Program ini akan terus dibuka secara bertahap, rencananya pada 20 September 2021 mendatang, PTM terbatas untuk siswa TK/PAUD akan dibuka dengan kapasitas siswa 35 persen.

"Untuk SD dan SMP sama, kapasitas maksimalnya tiap kelas 50 persen, jadi secara teknis sama," ungkap Inay. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved