Breaking News:

Lapas Tangerang Terbakar

Cerita Kru Ambulans PMI Tangerang Bantu Napi Luka Kebakaran: Rasa Was-was Hilang Demi Kemanusiaan

Meskipun was-was, para petugas PMI Kota Tangerang tetap menjalankan misi kemanusiaannya.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFEDA
Riza Dwi Rahmawati (24) kru ambulans PMI Kota Tangerang yang membantu para korban luka-luka akibat kebakaran yang terjadi di Lapas Kelas 1 Tangerang, Kamis (9/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Beragam kisah dari petugas saat melakukan misi kemanusiaan saat menyelamatkan para korban luka dari tragedi kebakaran maut yang terjadi di Lapas Kelas 1 Tangerang.

Diberitakan sebelumnya, Lapas Kelas 1 Tangerang kebakaran dahsyat yang menewaskan 44 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) atau narapidana pada Rabu (9/9/2021) dini hari.

Mulai dari Damkar Kota Tangerang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, dan Dinas Kesehatan Kota Tangerang berjibaku menyelamatkan para narapidana.

Terutama Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang yang bersentuhan langsung dengan korban luka kebakaran.

Walau tidak mengevakuasi jenazah korban kebakaran secara langsung, tapi para petugas PMI Kota Tangerang merawat korban-korban luka bakar.

Meskipun was-was, para petugas PMI Kota Tangerang tetap menjalankan misi kemanusiaannya.

Seperti yang diungkapkan oleh Riza Dwi Rahmawati (24) kru ambulans PMI Kota Tangerang mengaku sedikit grogi dan takut untuk merawat para narapidana.

Baca juga: Menkumham Perintahkan Dirjenpas Berkantor di Lapas, Yasonna Fokus Penempatan 81 Napi Luka Ringan

"Takut, was-was sih ada sedikit. Soalnya baru pertama kali merawat korban bencana di dalam Lapas," cerita Riza kepada TribunJakarta.com, Kamis (9/9/2021).

Kendati demikian, narapidana juga tetaplah manusia sederajat seperti masyarakat umum.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved