Breaking News:

Kontrakan di Setiabudi Disulap Jadi Gudang Penyimpanan Miras Ilegal, 1.917 Botol Disita Polisi

Dua rumah kontrakan yang dijadikan sebagai gudang penyimpanan minuman keras ilegal di Jalan H Tiong, Karet Kuningan digerebek polisi

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Polisi menggerebek rumah kontakan yang menjual minuman keras (miras) di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (7/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, SETIABUDI - Dua rumah kontrakan yang dijadikan sebagai gudang penyimpanan minuman keras (miras) ilegal di Jalan H Tiong, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, digerebek polisi.

Penggerebekan dipimpin Kapolsek Metro Setiabudi Kompol Beddy Suwendi pada Selasa (7/9/2021) malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Baca juga: Mabuk Miras, Niat Kancil Nikmati Motor Curian Gagal, Bingung Bangun Tidur Banyak Polisi

Dari penggerebekan tersebut, polisi mengamankan 1.917 botol miras tak berizin.

Ribuan botol miras ilegal itu diangkut menggunakan truk pikap dan dibawa ke Polsek Metro Setiabudi sebagai barang bukti.

Baca juga: Kontrakan di Setiabudi Jadi Gudang Penyimpanan Miras Ilegal, Polisi: Jual Beli Melalui Online

"Ribuan totalnya, 1.917 botol," kata Beddy saat dikonfirmasi, Rabu (8/9/2021) malam.

Beddy mengungkapkan, mayoritas miras yang disita merupakan produksi luar negeri.

"(Miras) impor," ungkap mantan Kapolsek Pulogadung itu.

Baca juga: Disangka Korban Kecelakaan, Sopir Bajaj Tergeletak di Trotoar Jalan Gatot Subroto Karena Mabuk Miras

Dalam kasus ini, polisi menangkap dua pelaku yang diduga menjual miras ilegal tersebut. Keduanya berinisial I alias K (39) dan AG (42).

"Berbagai jenis minuman keras dijual secara langsung (COD) maupun online," ujar Beddy.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved