Breaking News:

Peringati Hari Rabies Sedunia, Ratusan Kucing di Kepulauan Seribu Disuntik Vaksin

Ratusan kucing di Kabupaten Kepulauan Seribu disuntik vaksin rabies oleh petugas Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Kepulauan

Dok. Sudin KPKP Kepulauan Seribu
Vaksinasi rabies terhadap kucing di wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu, Jumat (10/9/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KEPULAUAN SERIBU - Ratusan kucing di Kabupaten Kepulauan Seribu disuntik vaksin rabies oleh petugas Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu.

Penyuntikan vaksin rabies ini dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia yang jatuh pada 28 September mendatang.

Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Suku Dinas KPKP Kepulauan Seribu Sandrie, Oktama, mengatakan, vaksinasi rabies tersebut menyasar 157 ekor kucing.

"Dilaksanakannya pada 7-8 September 2021. Ini dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia dengan melakukan vaksinasi rabies terhadap 157 ekor kucing," kata Sandrie, Jumat (10/9/2021).

157 ekor kucing yang divaksin tersebar di Pulau Kelapa serta Pulau Harapan.

Pada dua kelurahan di Kecamatan Kepulauan Seribu Utara itu, ratusan kucing yang divaksin terdiri dari 79 jantan dan 78 betina.

Baca juga: Bedeng di Pesanggrahan Diduga Jadi Tempat Pengisian Gas Elpiji Ilegal, Ketua RW Mengaku Tidak Tahu

Baca juga: Temukan Penjualan Daging Anjing di Pasar Senen, Animal Defenders Indonesia Somasi PD Pasar Jaya

Tak hanya vaksin rabies, menurut Sandrie, Sudin KPKP Kepulauan Seribu juga melakukan sterilisasi terhadap ratusan hewan tersebut.

Masih di dua pulau tersebut, sterilisasi dilakukan pada 132 ekor kucing.

"Untuk yang sterilisasi ada 132 kucing dengan rincian 74 ekor jantan dan 58 ekor betina di dua pulau penduduk," ucap Sandrie.

Adapun vaksinasi rabies ini merupakan kegiatan yang rutin dilakukan dalam rangka peringatan Hari Rabies Sedunia.

Selain dilakukan oleh jajaran Suku Dinas KPKP Kepulauan Seribu, kegiatan ini juga dibantu Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia.

"Kita tetap melakukan kegiatan ini dengan menerapkan protokol kesehatan," tutup Sandrie.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved