Breaking News:

Depo Bangunan Juanda Bekasi Ludes Terbakar, Api Baru Padam Setelah 4 Jam Penanganan

Gerai Depo Bangunan di Jalan Ir. H. Juanda, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi terbakar, produk bahan bangunan hangus dilahap si jago merah

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA
Depo bangunan Juanda Bekasi terbakar, Sabtu (11/9/2021).  

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Gerai Depo Bangunan di Jalan Ir. H. Juanda, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi terbakar, produk bahan bangunan hangus dilahap si jago merah, Sabtu (1/9/2021) malam.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bekasi Erwin Guwinda mengatakan, kebakaran terjadi sekira pukul 21.30 WIB.

"Laporan kami terima dan mobil pemandam tiba sekira pukul 21.35 WIB, objek yang terbakar adalah pasar (swalayan) bahan bangunan," kata Erwin, Minggu (12/9/2021).

Pihaknya menerjunkan sebanyak 14 unit mobil pemadam kebakaran ditambah dua unit mobil pemadam bantuan dari Damkar Kabupaten Bekasi.

"Selesai penanganan sekira pukul 02.30 WIB, luas area kebakaran kurang lebih 8000 meter persegi dengan luas bangunan sekitar 4000 meter persegi," jelasnya.

Api awalnya berasal dari lantai dua bangunan, saat kebakaran melanda masih terdapat sejumlah karyawan tetapi kondisi swalayan sudah tutup.

"Objek kebakaran pasar bangunan, barang-barang yang terbakar kebanyakan bahan untuk konstruksi bangunan," jelas dia.

Baca juga: Wali Kota Bekasi Pantau Vaksinasi Massal 272 Ribu Dosis Pfizer

Pihaknya memastikan tidak ada korban luka atau korban jiwa dalam insiden ini, hanya saja kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp1 miliar lebih.

Beruntung, api tidak sampai menjalar ke bangunan lain. Kebakaran mengakibatkan bangunan rusak terutama di lantai dua.

"Secara umum bangunan ini sudah memenuhi syarat pendirian bangunan, mereka sudah memiliki water tank yang memudahkan petugas mencari sumber air," terang Erwin.

Untuk penyebab kebakaran, hingga saat ini pihaknya belum dapat memastikan karena masih dalam tahap penyelidikan.

"Untuk penyebabnya belum dapat dipastikan, yang pasti tidak ada korban dalam kejadian ini hanya kerugian materil," tegasnya. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved