Breaking News:

Dibakar saat Hajatan di Ciledug, Polisi Selidiki Pembuat Petasan Pakai Kertas Alquran

IY mengaku dirinya memang menjual petasan khusus hajatan itu, namun bukan ia yang membuatnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Acos aka Abdul Qodir
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Serpihan kertas sisa petasan dari kertas Alquran di Ciledug, Kota Tangerang, Minggu (12/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir 

TRIBUNJAKARTA.COM, CILEDUG - Aparat Polsek Ciledug dan Polres Metro Tangerang Kota, menyelidiki kasus petasan renteng dengan selongsongnya terbuat dari kertas Alquran

Diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, kasus ini bermula dari viralnya petasan dengan bahan kertas Alquran diledakkan dalam acara hajatan pernikahan di Kelurahan Parung Serab, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Sabtu (11/9/2021).

Petasan tersebut milik empunya hajat, Herman Permana alias Geboy (58), yang dibeli dari pedagang berinsial IY di Kebun Manggis, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel).

Petasan tersebut menghasilkan serpihan kertas bertuliskan ayat Alquran setelah diledakkan.

Dari penyelidikan awal, IY mengaku bukanlah pembuatnya langsung, petasan tersebut, melainkan membeli dari pedagang lainnya.

"Jadi gini, betul kami telusuri, itu belinya di daerah Pondok Aren. Jadi, mungkin yang membuat acara itu enggak tahu. Untuk sementara itu masih diselidiki," kata kata Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Abdul Rachim, Minggu (12/9/2021).

Baca juga: Viral Petasan Diduga Gunakan Kertas Al-Quran, Diledakkan Saat Hajatan Pernikahan di Ciledug

Rachim mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap tiga saksi.

Namun, ia enggan menjelaskan tentang petasan yang diambil dari tangan IY untuk dijadikan barang bukti.

Selain itu, Rachim juga mengaku, pihaknya belum menemukan unsur pidana dari kasus petasan berselongsong Alquran itu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved