Breaking News:

Kronologi Bakar Petasan dari Kertas Alquran saat Hajatan di Ciledug, Tuan Rumah: Saya Menyesal

Geboy sampai menyesal lantaran merasa bersalah karena meledakkan petasan yang ternyata terbuat dari kitab suci umat muslim.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Acos aka Abdul Qodir
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Serpihan kertas sisa petasan dari kertas Alquran di Ciledug, Kota Tangerang, Minggu (12/9/2021). 

Warga baru yang menyadari petasan tersebut menggunakan bahan kertas Alquran langsung merekam kejadian itu dengan ponsel dan mengunggahnya ke media sosial.

Setelah ramai, pihak kepolisian maupun dari TNI sudah datang melakukan penyelidikan ke lokasi. 

"Untuk semetara ditelusuri dari Koramil dan dari polsek, dari polres juga, dari kecamatan juga sudah intrsuksikan untuk turun," pungkas Suharjo. 

Baca juga: Viral Pencuri Kotak Amal Masjid, Terbongkar Akal Licik ABG Tak Berbusana Saat Beraksi

Herman Permana (58), tidak pernah menyangka,  pernikahan anaknya akan viral dan disorot banyak orang lantaran petasan renteng.

Sudah menjadi tradisi bagi Herman alias Geboy, untuk menyalakan petasan saat pernikahan, usai akad sekaligus menyambut besan.

Namun, pada pernikahan bungsunya kali ini,  ternyata petasan yang diledakkan berbahan kertas Alquran.

Diakui Geboy, tempat pembelian petasannya kali ini berbeda dari pesta pernikahan anaknya sebelum-sebelumnya.

"Saya orang tuanya, saya hajat Pak. Enggak, saya mah beli sudah tiga kali pesta juga enggak pernah begini," ujar Geboy.

Baca juga: Minggu 3 Narapidana Lapas Tangerang Korban Kebakaran Teridentifikasi: Ini Daftar Lengkapnya

Geboy membeli petasan renteng tersebut di kawasan Kebon Manggis, Tangerang Selatan. 

"Belinya di Kebon Manggis, Kelurahannya Pondok Kacang Tikur, Pondok Aren, Tangsel," jelas Geboy

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved